Bulan Ini, Jembatan Rendah Kalibata Dibongkar

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 17 Nov 2015 10:21 WIB
banjir jakarta
Bulan Ini, Jembatan Rendah Kalibata Dibongkar
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membongkar habis jembatan rendah di Ibu Kota. Salah satunya adalah jembatan yang melintang di atas kali di area Kalibata.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama memastikan pembongkaran dilakukan bulan ini. "Itu sudah lelang, begitu diumumkan pemenang, November kita bongkar," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2015).

Ahok menyebut pembongkaran musti karena banyak sampah menyangkut di bawah jembatan. Macam-macam, mulai dari sampah ringan sampai berat, seperti kayu. "Ini gara-gara ketutup (jembatan). Ya, sudah naik ke atas (air dan sampahnya)," ucap dia.

Mantan bupati Belitung Timur ini pun meyakini usai pembongkaran arus air akan lebih lancar. Apalagi ketinggian air di daerah Manggarai terlihat rendah saat air di Kalibata sudah meluap.

"Jembatan dibongkar tuh bisa lebih lancar. Enggak bisa banjir di atas kecuali hujan ya. Kalau model kayak kemarin (air kiriman) pasti enggak banjir," ungkap Ahok.

Hingga kini, status proyek pembongkaran jembatan sudah masuk tahap pelelangan. Sebelumnya, Ahok sempat berujar bahwa pihak Kodam setempat pun bakal membantu pembongkaran jembatan untuk mempercepat eksekusi.

Banjir kiriman yang melanda sejumlah permukiman warga di Jakarta mulai surut. Banjir juga menyisahkan tumpukkan sampah.
 
Berbagai macam sampah menyangkut di Jembatan Kalibata. Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengerahkan dua eskavator untuk membongkar timbunan sampah. Aktivitas pengerukan sampah manjadi tontonan warga sekitar.

Sejumlah permukiman di DKI Jakarta mulai tergenang banjir akibat kiriman dari wilayah Bogor, Senin (16/11/2015) dini hari. Kepala Bidang Informatika dan Pengendalian BPBD DKI Bambang Surya Putra mengatakan air setinggi 20-50 sentimeter sudah menggenangi beberapa permukiman yang berada di alur Sungai Ciliwung.


(YDH)