Korban Ledakan Granat di Duren Sawit Belum Sadar

Ilham wibowo    •    Selasa, 17 Nov 2015 12:24 WIB
granat
Korban Ledakan Granat di Duren Sawit Belum Sadar
Petugas Labfor olah TKP ledakan di Gedung Multi Piranti Graha di Jalan Radin Inten II, Jakarta Timur, Senin 16 November 2015. Antara Foto/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Supriyatna Maulana, 37, korban ledakan granat di Duren Sawit, Jakarta Timur, telah menjalani operasi pengangkatan serpihan kaca dan bahan peledak. Namun, saat ini ia belum sadarkan diri.

Mistiyah, 43, istri Maulana, mengatakan operasi berlangsung selama delapan jam di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur, kemarin. Hingga siang ini, Maulana masih dalam pengawasan intensif tim dokter.

"Sampai sekarang saya belum bisa menengok suami," kata Mistiyah di Rumah Sakit Pondok Kopi, Selasa (17/11/2015).

Mistiyah tak menyangka suaminya akan mendapat musibah seperti ini. Menurutnya, Maulana tak memiliki masalah dengan orang lain.

"Saya panik ketika temannya memberi kabar suami saya kena bom. Setelah itu saya ikut ke rumah sakit sampai sekarang," ucapnya.

Seseorang melempar granat manggis ke lobi Gedung Multi Meranti Graha, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 03.30 WIB, Senin 16 November. Saat itu, Maulana sedang istirahat di lobi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menduga pelempar granat bukan teroris. Menurutnya, teroris tidak pernah beraksi berdasarkan motif pribadi. Hingga saat ini, polisi belum menangkap pelaku.


(TRK)