Malam Nanti, Komisi III Undang Pansel KPK

Githa Farahdina    •    Selasa, 17 Nov 2015 12:38 WIB
pansel kpk
Malam Nanti, Komisi III Undang Pansel KPK
Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin--MI/Sumaryanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi III akan mengundang Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK), malam nanti. Pansel diundang sebelum proses seleksi Capim KPK dilanjutkan.

"Hasil Pansel kita akan lihat persyaratan-persyaratan tersebut akan ditindaklanjuti masuk fit and proper test atau bagaimana tanggapan (Pansel)," kata Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Sayangnya, Komisi III belum memiliki jadwal kapan fit and proper test. Proses baru bisa berjalan ketika Komisi III sudah diamanahi Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Sementara sistem pemilihan akan dilakukan dengan sistem one man one vote.

Aziz tak berani menjanjikan proses ini bisa diselesaikan Desember mendatang. "Kita lihat perkembangan, karena tidak berani janji selesai atau tidak selesai," tambah Waketum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie ini.

Anggota Komisi III dari F-Demokrat Erma Suryani Ranik mengatakan, Komisi III akan menggelar fit and proper test terhadap delapan nama calon pimpinan KPK. Uji kepatutan dan kelayakan tersebut dijadwalkan 25-26 November 2015.

Sebelum dilakukan fit and proper test, delapan nama calon pimpinan KPK tersebut akan terlebih dahulu melakukan pembuatan makalah pada 19 November 2015. Sejauh ini, lanjut Erma, Demokrat telah menelusuri rekam jejak delapan calon. Dua di antaranya diberi catatan.

"Demokrat sejak sebelum reses sudah melakukan tracking dan meminta semua data dari teman-teman Pansel Capim KPK. Termasuk video ketika seleksi wawancara. Itu kita jadikan preferensi untuk mengidentifikasi para capim. Ada yang takut dengan kekuasaan, dua orang," ujar Erma di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/11/2015).

Erma enggan menyebut nama dua orang tersebut. Ia mengatakan, dua capim KPK tersebut memiliki alur berpikir takut dengan kekuasaan.


(YDH)