Ledakan Granat, Perusahaan Berharap Penyelidikan Polisi Segera Selesai

Ilham wibowo    •    Selasa, 17 Nov 2015 14:32 WIB
granat
Ledakan Granat, Perusahaan Berharap Penyelidikan Polisi Segera Selesai
Lokasi ledakan Granat di Jalan Radin Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pascaledakan granat, perusahaan Multi Piranti Graha menyetop segala aktivitas. Perusahaan berharap kepolisian bisa mempercepat proses penyelidikan.

Pantauan Metrotvnews.com, suasana sehari pascaledakan granat di gedung perkantoran di jalan Raden Inten II ini masih dijaga ketat pihak keamanan. Sedikitnya lima polisi dari Polsek Duren Sawit, hilir mudik berjaga.

Dua polisi lain terlihat mengitari gedung bersama satu security. Mobil Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro jaya juga terlihat hilir mudik menuju gedung berlantai empat ini.

Tapi, arus lalu lintas di depan gedung sudah normal. Beberapa pengendara yang penasaran sempat berhenti sejenak untuk melihat TKP.

"Perusahaan sementara masih ditutup. Ini akan dilakukan selama masih diperlukan proses penyelidikan dari pihak kepolisian," tutur perwakilan perusahaan bernama Budi saat ditemui Metrotvnews.com di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Selasa (17/11/2015)

Budi yang saat ini mendampingi keluarga Maulana sejak kejadian mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan penuh hingga Maulana dinyatakan sembuh total. "Oprasi sudah dilakukan. Kami akan melihat perkembangan pascaoperasi. Yang terpenting kami komit sampai penyembuhan beliau," imbuhnya.

Menurut Budi, Maulana merupakan karyawan perusahaannya. Selain menanggung biaya pengobatan, pihak perusahaan juga akan tetap merekomendasikan Maulana bisa bekerja kembali.

"Ini sama halnya dengan kecelakaan kerja. Beliau karyawan kami, bukan dari perusahaan lain. Kalau kondisi beliau masih memungkinkan, kami akan optimalkan, yang jelas tidak akan sift malam," jelasnya.

Budi berharap, pihak kepolisian pun segera mendapatkan titik terang motif dan keberadaan pelaku pelemparan granat ini. Sebab, perusahaan harus melakukan sejumlah target pemesanan konsumen.

"Saya hanya fokus terhadap penanganan korban. Tapi saya berharap dua hari ke depan perusahaan bisa kembali normal," ucapnya.

Maulana telah menjalani operasi pengangkatan serpihan kaca dan bahan peledak. Namun, saat ini ia belum sadarkan diri. Operasi berlangsung selama delapan jam di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur, kemarin. Hingga siang ini, Maulana masih dalam pengawasan intensif tim dokter.

Seseorang melempar granat manggis ke lobi Gedung Multi Meranti Graha, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 03.30 WIB, Senin 16 November. Saat itu, Maulana sedang istirahat di lobi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menduga pelempar granat bukan teroris. Menurutnya, teroris tidak pernah beraksi berdasarkan motif pribadi. Hingga saat ini, polisi belum menangkap pelaku.


(YDH)