PLN Rampungkan Seluruh Pembangunan Menara Darurat

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 17 Nov 2015 15:47 WIB
pln
PLN Rampungkan Seluruh Pembangunan Menara Darurat
Ilustrasi (MI/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) akhirnya merampungkan seluruh pembangunan menara darurat sebagai pengganti tujuh menara yang roboh di Jekanraya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Selesainya pembangunan ini ditandai dengan proses koneksi, pemberian tegangan, dan sinkron yang dilakukan pada Senin pukul 23.40 WIB. 

General Manager PLN wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Purnomo menjelaskan, pasokan listrik dari Kalimantan Selatan (Kalsel) ke Kalteng sebesar 45 megawatt (MW) normal kembali dan tidak ada lagi pemadaman bergilir karena kekurangan daya di Palangka Raya seperti terjadi beberapa hari terakhir.

"Syukur Alhamdulillah, di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu kami akhirnya berhasil menyelesaikan seluruh pengerjaan menara darurat ini. Dengan siapnya seluruh menara yang ada, ini berarti 45 mw kekurangan pasokan listrik untuk warga Palangka Raya bisa terpenuhi," kata Purnomo, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (17/11/2015).

PLN meminta maaf atas keterlambatan pembangunan menara darurat lantaran pembangunan ini terkendala masalah cuaca ketika proses pembangunan. Namun, tantangan terbesar dari pembangunan menara darurat ini adalah lokasi kejadian yang berada di lahan gambut sehingga pondasi harus benar-benar kuat menopang.

"Kami juga mohon maaf untuk keterlambatan waktu sebelumnya. Hal ini dikarena faktor cuaca yang tidak mendukung," tutup Purnomo.

Sekadar diketahui, angin kencang yang terjadi pada Sabtu 7 November lalu telah merobohkan tujuh menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT ) di daerah ini. Ketujuh menara tersebut yakni menara nomor 359, 360, 361, 362, 363, 364, dan 365.

Sebanyak lima menara darurat yang membentang dari titik 362 hingga 365 telah diuji coba sebelumnya untuk memastikan keamanan dan kelancaran pasokan listrik. PLN juga telah mendirikan tiang Tegangan Menengah (TM) yang membentang dari titik 359 hingga 362. Dengan total pembangunan tiang TM sebanyak 27 gawang yang keseluruhannya telah dipastikan kekuatannya.



(ABD)