Angkutan Umum Wajib Tutup Pintu

Polisi Terapkan Sanksi Minggu Depan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 17 Nov 2015 15:50 WIB
angkutan umum
Polisi Terapkan Sanksi Minggu Depan
Angkot ngetem di Terminal kampung Melayu. (Foto:MI/Barry)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi optimistis angkutan umum Ibu Kota akan mematuhi aturan menutup pintu saat beroperasi. Mulai minggu depan, semua angkutan yang tidak menutup minggu akan ditindak tegas. Polisi hingga kini masih melakukan sosialisasi
 
Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kebijakan menutup pintu kendaraan angkutan umum akan berjalan efektif. "Kami yakin akan berjalan efektif. Sekarang kami sosialisasi ke mereka. Aturan ini akan diterapkan terus-menerus,” kata Budiyanto kepada Metrotvnews.com, Selasa (17/11/2015).
 
Budiyanto berharap pengadilan dapat memberikan hukuman maksimal bagi sopir yang melanggar aturan tersebut. Sehingga, aturan ini dapat terus berjalan dengan efektif. "Kalau bisa hakim memberikan hukuman yang maksimal. Sehingga, ada efek jera bagi pengemudi yang melanggar," ujarnya.
 
Ia menargetkan pemberian sanksi bisa diterapkan minggu depan."Sekarang sosialisasi saja dulu. Minggu depan mudah-mudahan sudah bisa efektif," katanya.
 
Mulai Senin, 16 November 2015, seluruh angkutan umum di Jakarta wajib menutup pintu. Pengemudi yang melanggar akan ditilang dan denda Rp250 ribu.
 
Aturan menutup pintu angkutan umum saat beroperasi diatur dalam Pasal 124 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pengemudi angkutan umum yang melanggar akan dikenai sanksi hukuman penjara 1 bulan atau denda Rp250 ribu.
 


(FZN)