Lama Terasing di Saudi, Presiden Hadi Pulang ke Yaman

Willy Haryono    •    Selasa, 17 Nov 2015 15:54 WIB
konflik yaman
Lama Terasing di Saudi, Presiden Hadi Pulang ke Yaman
Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi (tengah) dalam KTT Negara Arab dan Amerika Selatan di Riyadh, Arab Saudi, 11 November 2015. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)

Metrotvnews.com, Aden: Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi akhirnya kembali ke Tanah Air setelah berbulan-bulan terasing di Arab Saudi, Selasa (17/11/2015). 

Hadi melarikan diri dari Yaman dan menetap di Saudi sejak Februari lalu, setelah pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa. Sang presiden kemudian menetapkan Aden sebagai ibu kota sementara Yaman.

Mendarat di Aden, Hadi langsung bertolak ke istana kepresidenan untuk "mengawasi" jalannya operasi perebutan Taez dari tangan Houthi. Kepulangan Hadi terjadi beberapa hari setelah Perdana Menteri Khaled Bahah mengumumkan kembalinya sang presiden ke Aden.

Seperti dilansir AFP, sang presiden akan menetap di istana kepresidenan Maashiq di distrik Crater, Aden. Istana ini rusak parah dalam pertempuran pada Juli, namun sudah diperbaiki oleh Uni Emirat Arab. 

Pada September, Hadi dan Bahah sempat pulang ke Aden. Namun keduanya harus kembali bertolak ke Riyadh setelah terjadinya sebuah serangan mematikan di Aden. 

Koalisi pimpinan Saudi kemudian melancarkan serangan udara terhadap Houthi pada Maret. 

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sekitar 5,000 orang, lebih dari separuhnya warga sipil, tewas dalam konflik Yaman setelah masuknya pasukan Saudi.


(WIL)