Jokowi Resmikan Pembentukan Kawah Kepemimpinan Pelajar

Desi Angriani    •    Rabu, 18 Nov 2015 11:32 WIB
jokowi
Jokowi Resmikan Pembentukan Kawah Kepemimpinan Pelajar
Presiden Joko Widodo,--Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program baru untuk mewujudkan generasi masa depan. Program yang diberi nama Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) ini dimaksudkan untuk menggembleng generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.

Pembentukan KKP tahun 2015 ini diresmikan Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka.
Program tersebut diikuti setidaknya 1.173 siswa-siswi SMP dan SMA sederajat dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. KKP akan berlangsung mulai tanggal 18 hingga 22 November 2015.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo membayangkan beberapa siswa akan menggantikan posisinya sebagai Presiden RI kelak. Dia berujar, anggota KKP adalah putra/putri terbaik bangsa yang berpotensi menjadi seorang pemimpin.

"Semuanya pantas berada di mimbar ini, kalian dipilih yang terbaik," kata Jokowi di Istana Merdeka, Komplek Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015).

Kepada siswa, Jokowi menuturkan, tantangan Indonesia ke depan semakin berat karena persaingan antarnegara semakin ketat. Namun, dia optimistis jika potensi kepemimpinan generasi penerus bangsa ditumbuhkan sejak dini.

"Harus tahu, 1 Januari 2016 dimulai MEA, tidak ada lagi batas, semua bisa lalu lalang antarnegara. Saya meyakini kita bisa menghadapi tantangan di depan. Dimulai kepemimpinan sejak dini, sejak dari keluarga, KKP harus jadi kawah candradimuka," tutur suami Ibu Negara Iriana ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, program ini adalah penggemblengan kepemimpinan pelajar secara nasional. Guna membekali pemimpin muda masa kini dan mengembangkan potensi kepemimpinan di masa depan.

"Program ini diikuti sebanyak 1.173 pengurus OSIS. Ini merupakan program yang digelar dalam mewujudkan agenda prioritas pembangunan ke delapan dalam Nawa Cita," ucap Anies.


(MBM)