Rio Ikut Pertandingan Komersil, DKI Batal Berikan Bantuan

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 18 Nov 2015 11:49 WIB
basuki tjahaja purnama
Rio Ikut Pertandingan Komersil, DKI Batal Berikan Bantuan
Pebalap Indonesia Rio Haryanto. (Foto: Antara/Rosa Pangabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta batal memberikan bantuan kepada pembalap muda Rio Haryanto untuk maju dalam Formula One. Rio gagal mendapatkan bantuan karena mengikuti pertandingan yang bersifat komersil.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dalam aturan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), APBD tidak boleh digunakan untuk mendanai kegiatan komersil.
 
"Sudah kami cek ke BPKP, ternyata  tidak boleh pakai APBD. Kecuali dalam rangka promosi," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2015).
 
Ahok bilang, Rio mungkin bisa mendapatkan bantuan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta seperti Bank DKI maupun PT Jaya Ancol. Namun, Ahok menilai belum ada kepentingan BUMD untuk memberikan dana bantuan kepada Rio. "Tapi buat apa (BUMD beri dana). Tidak kena (sasaran promosi),"ungkap Ahok.
 
Diketahui, untuk sekali maju dalam F1, Rio bakal menghabiskan dana sebesar 400 juta euro atau sekitar Rp6 triliun. Sampai sekarang, Rio masih butuh 10 juta euro lagi untuk membawa nama Indonesia dalam balapan F1. Rio adalah satu-satunya pembalap di Asia yang berlaga di ajang F1.


(FZN)