Unjuk Rasa Buruh di Kantor Bupati Jombang Ricuh

Nurul Hidayat    •    Rabu, 18 Nov 2015 12:46 WIB
Unjuk Rasa Buruh di Kantor Bupati Jombang Ricuh
Foto: Sejumlah buruh terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di depan Kantor Bupati Jombang, Jawa Timur/MTVN_Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Unjuk rasa penolakan usulan upah minimum kota/kabupaten (UMK) Jombang di depan Kantor Bupati Jombang, Jawa Timur, Rabu 18 November, berakhir ricuh. Ratusan orang terdiri atas buruh dari sejumlah pabrik bentrok dengan polisi yang hendak masuk menemui Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.

Pantauan Metrotvnews.com, ratusan buruh yang berusaha masuk ke kantor Bupati diadang aparat. Kericuhan semakin parah saat polisi memukul mundur para pengunjuk rasa. Lemparan batu dan botol air mineral pun terjadi.

Seorang buruh di antaranya ditarik dari kerumunan lantaran diduga memprovokasi. Polisi membawa buruh itu ke dalam kantor Bupati Jombang agar kericuhan tak meluas.

Buruh menuntut UMK Kabupaten Jombang minimal Rp2,1 juta. Atau, setidaknya, UMK disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 yang dijadikan acuan, yakni sebesar Rp1,9 juta. Bahkan buruh mengancam akan melakukan aksi mogok daerah jika tuntutannya tidak diindahkan.
(TTD)