Schroder Bidik Pertumbuhan AUM 15% di 2016

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 18 Nov 2015 15:51 WIB
emiten
Schroder Bidik Pertumbuhan AUM 15% di 2016
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎PT Schroder Investment Management Indonesia membidik pertumbuhan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar 15 persen di 2016. Sebagai perbandingan, Schroder Investment Management Indonesia menargetkan dana AUM mencapai sebesar Rp70 triliun di 2015 ini.

"Target kita setinggi-tingginya, tapi kita lihat pasar saham tidak bisa diprediksi secara akurat. Namun indikatornya adalah pertumbuhan laba di bursa dan kondisi global. Return di pasar saham akan sejalan dengan pertumbuhan laba emiten. Tapi, kita bisa naik 15 persen. Tentunya naik 15 persen minimal," kata Senior Fund Manager‎ Schroder Investment Management Indonesia, Irwanti, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/11/2015).

Ia menjelaskan, perolahan dana AUM selalu diimbangi dengan produk baru yang dijual setiap tahunnya. Untuk itu, Schroder Investment Management Indonesia akan terus meluncurkan produk baru agar target pertumbuhan dana AUM bisa tercapai dengan baik.

Selain itu, lanjutnya, membaiknya pertumbuhan ekonomi di 2016 juga akan berdampak terhadap perolehan AUM. Sebab, membaiknya ekonomi akan berdampak kepada kinerja para emiten dan nantinya mendongkrak perolehan AUM di 2016.

"Jadi ekonomi baik maka pendapatan emiten membaik. Kalau sekarang turun di saat ekonomi lambat. Ini terjadi karena ada penurunan laba sehingga investor asing juga jadi tidak tertarik,‎" jelas Irwanti.

Tidak hanya itu, masih kata Irwanti, situasi dan kondisi ekonomi dunia juga memengaruhi kinerja AUM di 2016. Apabila pertumbuhan ekonomi dunia masih melambat, nantinya berdampak pula terhadap target perolehan AUM di 2016. 

"Jika domestik positif, itu akan mendorong kinerja bursa. Semestinya AUM di tahun depan lebih baik dari tahun ini karena pasar di tahun ini turun signifikan dan banyak investor asing keluar. Faktor itu tidak akan ada di tahun depan. Harusnya kenaikan AUM akan lebih baik dari tahun ini," pungkasnya. 


(ABD)