Pasien Trauma Butuh Penanganan Cepat dan Tepat

Putu Radar Bahurekso    •    Rabu, 18 Nov 2015 16:51 WIB
kesehatan
Pasien Trauma Butuh Penanganan Cepat dan Tepat
dr. Wahyuni Dian. (foto:MTVN/Putu Radar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Trauma adalah keadaan cedera fisik atau emosional yang mencangkup cedera serius, kritis, luka, dan syok akibat kekerasan maupun kecelakaan. Trauma apalagi korban kecelakaan, memerlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa korban.

“80 persen penderita trauma mengalami gangguan sistem musculosketal, sedangkan 50 persen meninggal pada saat kecelakaan atau beberapa menit setelah kecelakaan. Hal ini diakibatkan oleh pertolongan yang kurang cepat dan kurang tepat. Oleh karena itu, penting sekali bagi korban kecelakaan untuk secepatnya dibawa ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas dan sarana yang memadai,” tutur Dokter Spesialis Emegency Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk dr. Wahyuni Dian Purwati di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Trauma juga merupakan penyebab kematian terbesar pada masyarakat usia muda atau sekitar di bawah 35 tahun. Kematian akibat trauma dibagi ke dalam tiga bagian, yakni dalam hitungan detik hingga menit, kemudian hitungan menit hingga jam, dan hitungan hari hingga minggu.

“Pembagian yang menyebabkan waktu kematian ini macam-macam. Kalau yang dalam hitungan detik dan menit biasanya terjadi karena gagal napas akibat cedera kepala atau tulang belakang. Kalau hitungan hari hingga minggu akibat gagal multi organ. Nah, 50 persen kasus meninggal akibat trauma itu dalam hitungan menit dan jam,” ujar Wahyuni.

Pasien trauma memerlukan bantuan pernapasan, penghentian darah, dan transportasi yang cepat dan aman ke rumah sakit. Jika terjadi kecelakaan pada orang terdekat Anda, Wahyuni memberikan tips untuk bisa menolongnya dengan cepat.

“Yang pertama, jangan panik, kemudian hubungi tim medis, jikalau ada patah tulang lakukan stabilisasi dengan meletakan spalk maupun tumpuan dengan melewati dua sendi, dan bawa ke rumah sakit,” kata Wahyuni.

Wahyuni menambahkan, saat membawa korban ke rumah sakit dengan kendaraan sendiri, usahakan jangan gunakan mobil kecil. Sebaiknya gunakan mobil yang cukup besar agar pasien bisa berbaring dengan lurus dan tubuhnya tidak menekuk karena takut lukanya semakin parah dan lebar.


(LOV)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA