Wacana Indonesia Menggelar MotoGP Hampir Tercapai

Patrick Pinaria    •    Rabu, 18 Nov 2015 18:59 WIB
motogpkemenpora ads
Wacana Indonesia Menggelar MotoGP Hampir Tercapai
Para pembalap MotoGP (Foto: AFP/Jose Jordan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia memiliki beberapa syarat agar bisa tampil pada kejuaraan MotoGP 2017. Salah satunya adalah menandatangani Letter of Intention (LoI). Syarat itu sudah dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Setelah Menpora, LoI tersebut akan dibawa kepada CEO MotoGP, Dorna Carmelo Ezpeleta. LoI akan ditandatangani Ezpeleta sebagai bukti keseriusan Indonesia mengikuti kejuaraan MotoGP.

"Memang benar. Menpora baru saja menandatangani LoI dan akan segera dikirimkan ke Dorna paling lambat 20 November," kata Deputi V Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Selasa (17/11/2015).

LoI merupakan salah satu syarat yang harus diselesaikan Indonesia bila ingin menjadi tuan rumah kejuaraan MotoGP. Jika semuanya sudah ditandatangani, LoI akan dibawa pada rapat Federasi Motor Internasional (FIM) yang akan digelar di Wina, Austria, Sabtu 21 November.

Namun, Indonesia masih perlu melakukan tahap berikutnya, yakni menyelesaikan master plan atau rencana induk. Saat ini, Gatot memastikan pe-er itu sedang dalam tahap penyelesaian.

"Draft master plan dan draf keputusan presiden sedang dalam tahap penyelesaian. Syarat itu bersifat sekunder karena yang segera dikehendaki oleh Dorna selaku promotor adalah LoI," tambahnya.

Pemerintah Indonesia sangat menyambut baik kabar gembira ini. Mereka terus berkoordinasi dengan pengelola Sirkuit Sentul untuk renovasi sirkuit dan juga mengadakan perjanjian dengan Dorna mengenai hal-hal teknis persiapan Indonesia.

"Setelah adanya LoI, akan diselesaikan juga kontrak antara pemerintah Indonesia dengan Dorna paling lambat 30 Januari 2016. Pemerintah Indonesia sepakat untuk memenuhi kewajiban administratif, teknis, dan finansial," kata pria yang juga Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora itu. (Ant)


(HIL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA