Pelemparan Granat Duren Sawit

Serpihan Granat di Tubuh Korban Diserahkan ke Polisi

Ilham wibowo    •    Rabu, 18 Nov 2015 19:09 WIB
granat
Serpihan Granat di Tubuh Korban Diserahkan ke Polisi
Petugas labfor melakukan olah TKP lokasi pelemparan granat di Gedung Multi Piranti Graha. (Foto:MI/Galih)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim dokter Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Jakarta akan menyerahkan semua serpihan yang diambil dari tubuh Supriyatna Maulana, 37, korban ledakan granat di Duren Sawit, Jakarta Timur, kepada polisi. Puluhan serpihan itu berukuran setengah hingga satu sentimeter.
 
Direktur Utama Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Jakarta Denny P. Machmud mengatakan, Maulana telah menjalani serangkaian operasi dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Denny tidak menjelaskan jenis serpihan itu.
 
"Kami hanya mengambil benda asing pada pasien, kemudian kami serahkan pada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Denny di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (18/11/2015)
 
Denny mengungkapkan, serpihan menancap merata di sekujur tubuh Maulana. Jumlahnya puluhan dan berukuran setengah hingga satu sentimeter.
 
"Jenis serpihan yang menancap di tubuh pasien M tidak bisa kami sebutkan. Itu wewenang kepolisian yang menjelaskan," kata Denny.
 
Dokter yang menangani Maulana saat operasi, Indragiri, mengatakan, benda asing yang menancap di tubuh Maulana berbentuk pipih dan bertekstur keras. "Kami tidak tahu itu apa, yang jelas kami menyebutnya benda asing. Ketika diambil kondisinya berlumuran darah," kata Indragiri.
 
Indra mengatakan, usai operasi selama 12 jam kondisi Maulana sudah stabil dan bisa berkomunikasi secara verbal. Namun, Mulana masih membutuhkan alat bantu untuk bernapas.
 
"Pasien sudah bisa berkomunikasi secara verbal, dan ketika dipindahkan tadi pagi pasien dalam keadaan sadar sepenuhnya," pungkasnya dokter anastesi ini.


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA