Gubernur NTT Pastikan Proses Perizinan Pengiriman Sapi Hanya Sehari

Husen Miftahudin    •    Rabu, 18 Nov 2015 19:33 WIB
kementan ads
Gubernur NTT Pastikan Proses Perizinan Pengiriman Sapi Hanya Sehari
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Jafkhairi

Metrotvnews.com, Kupang: Pemerintah mengakui lamanya proses perizinan pengiriman sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Jakarta akibat bobroknya pengurusan dokumen. Sebanyak 13 pos perizinan, baik dari pemerintah daerah maupun pusat menjadi kendala perizinan pengiriman sapi.

Maka dari itu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya berjanji pada para pengusaha sapi untuk memotong proses perizinan tersebut. Bahkan ia menegaskan, para pengusaha yang akan mengirimkan sapinya ke Jakarta, proses perizinannya hanya sehari.

"Saya meminta para bupati untuk menertibkan retribusi yang selama ini memberatkan pelaku usaha. Ini agar harga jual sapi dari pelaku usaha yang dikeluarkan ke daerah lain menjadi murah. Kalau urusan izin dan administrasi lainnya di provinsi, saya jamin satu hari selesai," ujar Frans di Hotel Aston, Jalan Timor Raya No 142, Kota Kupang, NTT, Rabu (18/11/2015).

Ia mengakui, perizinan yang ada di provinsi NTT bukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut dia, pendapatan daerah NTT bisa didapat dari pos lainnya, bukan dari retribusi.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andy Amran Sulaiman mengungkapkan, pemotongan perizinan dilakukan di empat tempat terpisah. Pertama di Balai Karantina, proses perizinan yang biasa ditempuh selama 1-2 minggu akan dipangkas menjadi 1-2 hari. Selanjutnya di pelabuhan juga akan dipotong lama perizinannya menjadi 1-2 hari.

"Kemudian administrasi yang biasanya 1-2 minggu di kabupaten dan 1-2 minggu di provinsi itu semua dipotong. Biasanya itu butuh waktu 1-1,5 bulan, ini kita pangkas mudah-mudahan bisa dua minggu rampung, itu kesepakatan kita," papar Amran.

Ia mengakui, terdapat 13 pos perizinan pengiriman sapi yang ada di NTT. Ini semua akan dipangkas dengan menggunakan jalur merah sehingga tak mempersulit perizinan. "Ini semua dijadikan nol," pungkas Amran.


(AHL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA