Menteri Marwan Ajak Investor 'Bertransmigrasi'

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 18 Nov 2015 19:50 WIB
transmigrasi
 Menteri Marwan Ajak Investor 'Bertransmigrasi'
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Marwan Jafar membuka Forum Pelaksanaan Investasi Kawasan Transmigrasi--Foto: MI/Arya Manggala


Metrotvnews.com, Jakarta: Program transmigrasi dari pemerintah perlahan membuahkan hasil di sejumlah daerah. Tapi belum semua potensi ekonomi di daerah-daerah transmigrasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke itu tergarap, padahal potensinya sangat tinggi. 

Pemerintah pun mengajak para pengusaha menanamkan modal ke sana. Ajakan disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar dalam Forum Pelaksanaan Investasi di Kawasan Transmigrasi "Peningkatan Investasi di Kawasan Transmigrasi Guna Memperkuat Daya Saing Daerah" di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (18/11/2015).

"Tujuannya agar mempercepat pembangunan desa dan kota, selain itu diharapkan bisa menjadi roda penggerak perekonomian di kawasan transmigrasi," papar Marwan.
 
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah menciptakan peluang bagi investor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa dan kota. Bahkan telah tersebut dalam UU 29/2009 tentang Ketransmigrasian yang mengatur peran serta masyarakat dalam pelaksanaan transmigrasi. Artinya ada kesempatan luas bagi masyarakat, termasuk badan usaha untuk berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan daerah transmigrasi.

Peluang investasi yang bisa dilakukan yakni, membangun 48 Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang tersebar dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTB, NTT sampai Papua dan masih ada 200 lebih wilayah potensial yang bisa dikembangkan. Sektor lain yang bisa dikembangkan antara lain perkebunan, tanaman pangan, holtikultura, perikanan, peternakan, pengolahan hasil pertanuan, pengolahan limbah dan masih banyak lagi. 

Tercatat saat ini daerah transmigrasi yang memiliki peluang investasi yakni 26 provinsi dan 83 kabupaten dari Aceh sampai Papua Barat. Dengan kehadiran para investor baik swasta maupun BUMN dan BUMD bisa mempercepat pertumbuhan baru di berbagai sektor. 


(LHE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA