Lanskap Komunikasi Indonesia Alami Perubahan

Damar Iradat    •    Rabu, 18 Nov 2015 20:11 WIB
komunikasi
Lanskap Komunikasi Indonesia Alami Perubahan
Rudiantara (tengah). Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai lanskap komunikasi di Indonesia mengalami perubahan. Untuk itu, baik masyarakat dan pemerintah harus terus berbenah.

Menurut Rudiantara, ada dua penyebab perubahan lanskap komunikasi di Indonesia. Salah satunya, konten komunikasi yang cukup dinamis.

"Selain itu medianya yang berubah akibat perkembangan teknologi," kata Rudiantara di Sari Pan Pacific Hotel, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, selepas berbicara di Konvensi Nasional Humas, Rabu (18/11/2015).

Teknologi, kata Rudiantara, jadi media perubahan di semua elemen kehidupan masyarakat saat ini. Teknologi tidak hanya mengubah komunikasi, tapi juga sektor kehidupan.

Dalam konteks komunikasi humas pemerintah dan masyarakat melalui media massa juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya hanya media cetak dan elektronik, saat ini juga ada media online.

"Sebelumnya cara berkomunikasi dalam konteks humas biasanya hanya tertuju pada media cetak dan elektronik. Tapi sekarang hampir semua media elektronik udah siapin onlinenya. Dan mereka bergerak pada media sosial," ungkap Rudi.

Perubahan tersebut, tambahnya, yang menggerakan perubahan konten menjadi sangat dinamis. Antara perubahan teknologi dan konten ini pun saling memengaruhi.

"Masyarakat sekarang bisa membuat opini dalam medsos. Pemerintah juga harus bisa mereposisi dirinya dalam konteks berkomunikadi dengan publik," papar Rudi.

Salah satu cara menyiapkan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi membuat program Tenaga Humas Pemerintah (THP). Program tersebut diperuntukan untuk 100 orang.

"Bukan dari yang organik saat ini. Ini bisa dibantu dari berbagai stakeholder. Misal, dari Perhumas, praktisi, maupun perguruan tinggi," kata Rudiantara.


(KRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA