Lawan Banding, SMGR Yakin Pabrik di Rembang Sudah Penuhi Amdal

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 18 Nov 2015 20:36 WIB
semen indonesia
Lawan Banding, SMGR Yakin Pabrik di Rembang Sudah Penuhi Amdal
Illustrasi. ANTARA/Rekotomo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat bersama LSM Wahana Lingkungan‎ Hidup (Walhi) mencoba ajukan banding kembali ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait kemenangan yang diraih PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dalam membangun pabrik di Rembang, Jawa Tengah (Jateng).

Pengajuan banding itu akan dilayani dengan baik oleh Semen Indonesia. Sebab, perseroan dalam membangun pabrik sudah melewati semua prosedur dan aturan yang benar, serta tidak mengganggu lingkungan.

‎"Kami sudah menang PTUN yang kemarin. Cuma mereka lagi banding, beberapa LSM yang menggugat di pengadilan Walhi. Amdal itu sudah melalui prosesdur yang benar. Ada prosedur 35 ijin yang dilalui. Apalagi kita perusahaan ‎publik. Kalau mereka ajukan banding, kita akan layani," tutur Direktur Keuangan Semen Indonesia Ahyanizzaman kepada Metrotvnews.com, Rabu (18/11/2015).

Pengajuan banding melalui berbagai proses seperti uji materi dan teknikal. Tidak hanya itu, fakta yang didapatkan harus dikumpulkan dengan baik.

"Sekarang kita tinggal tunggu prosesnya saja," jelas dia.

Hinga saat ini, menurut Ahyanizzaman, pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang sudah mencapai 60 persen. Pembangunan pun diperkirakan akan sesuai target yang ditentukan perseroan.

Pembangunan pabrik, lanjut dia, memberikan dampak yang baik untuk masyarakat. Maka dari itu, investasi ini haruslah didukung oleh banyak kalangan, agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan di Rembang.

"Setelah mereka dikalahkan, mereka proses banding. Seingat saya Walhi yang ingin banding," tutup Ahyani.


(SAW)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA