DPR Minta Syahbandar Cabut Izin Operasi PT Trimitra Samudera

Amaluddin    •    Rabu, 18 Nov 2015 20:39 WIB
kapal tenggelam
DPR Minta Syahbandar Cabut Izin Operasi PT Trimitra Samudera
Penumpang bergelantungan di dinding kapal KM Wihan Sejahtera untuk menyelamatkan diri saat kapal akan tenggelam di Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Senin (16/11). Foto: Antara/Polair Polda Jatim

Metrotvnews.com, Surabaya: Anggota Komisi V DPR meminta Syahbandar mencabut izin operasi PT Trimitra Samudra. Alasannya, perusahaan itu tetap mengoperasikan KM Wihan Sejahtera, padahal kapal itu kerap mengalami insiden sejak 2014.

"Setahu saya, KM Wihan Sejahtera ini sudah sering mengalami insiden sejak 2014. Intinya banyak kesalahan. Maka, saya minta izin operasionalnya segera dicabut," kata anggota DPR RI, Anton Sihombing, usai mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (18/11/2015).

Menurut Anton, kapal jenis roll off-roll on (roro) itu kerap bermasalah. Hal itu dibuktikan dengan ditolaknya KM Wihan Sejahtera beroperasi di Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni pada 2014. Selain tak tidak memakai mesin ganda, kapal itu dinahkodai orang yang belum berpengalaman.

Anggota Komisi V DPR, Andreas, mempertanyakan mengapa ketika terjadi insiden kapal tidak memberikan tanda asap atau flare. "Beruntung kejadiannya masih di sekitar pelabuhan yang banyak kapal di sekitarnya. Kalau sudah di perairan luas, bagaimana nasib penumpang," kata dia.

KM Wihan Sejahtera tenggelam di Teluk Lamong pukul 09.00 WIB, Senin 16 November. Kapal ini berangkat dari Dermaga Jamrud, Tanjung Perak, dengan tujuan NusaTenggara Timur (NTT). Kapal rencananya akan transit di Ende sebelum akhirnya berlabuh di Maumere. Namun, sekitar pukul 09.30 kapal mengalami masalah dan posisi miring sekitar 30 derajat. Tak lama kemudian seluruh badan kapal tenggelam.

Diduga kapal kelebihan muatan. KM Wihan Sejahtera memiliki bobot 140 GT dengan kode 9.786. Sebagian korban telah dibawa ke RS PHC Surabaya.



(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA