Periksa Kasus #Papa Minta Saham Freeport, MKD Mulai Diintervensi

   •    Rabu, 18 Nov 2015 22:15 WIB
pencatut nama presiden
Periksa Kasus <i>#Papa Minta Saham</i> Freeport, MKD Mulai Diintervensi
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang,--Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera menindaklanjuti bukti rekaman pembicaraan yang diduga antara Ketua DPR Setya Novanto dengan pimpinan Freeport.

Selain Setnov dan pimpinan Freeport, ikut nimbrung dalam obrolan yang tersadap itu pengusaha Reza Chalid. Bukti rekaman itu sudah diserahkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Wakil Ketua MKD Junimart Girsang meminta, tidak diintervensi. Ia juga berharap dukungan rakyat untuk mengawal MKD agar bisa bekerja dengan baik menuntaskan aduan Menteri ESDM Sudirman Said.

Junimart mengatakan, sudah ada beberapa pihak yang mencoba mengintervensi agar MKD `masuk angin`. Tapi, dia tidak mau menyebutkan pihak yang mulai mengusik MKD.

"Ada yang kirim SMS, ada yang telepon," kata Junimart dalam acara Mata Najwa di Metro TV, Rabu (18/11/2015).

Isinya, antara lain "Anda harus hati-hati" dan "Jangan bicara terlalu terbuka". Di sisi lain, sebagai wakil rakyat, Junimart tidak mungkin tidak terbuka soal ini. "Ini rumah rakyat," kata dia.

Sore tadi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan bukti rekaman pembicaraan Setnov, petinggi Freeport, dan Reza ke MKD. Barang bukti dibungkus amplop coklat tertutup.

Barang bukti itu diserahkan Staf Khusus Kementerian ESDM Muhammad Said Didu dan Kepala Pusat Informasi Publik Kementerian ESDM Hufron Asrofi. Rekaman diterima Wakil Ketua MKD Junimart Girsang yang mengatakan MKD akan memverifikasi bukti tersebut.

"Atas nama Kementerian ESDM, Pak Hufron yang akan menyerahkan rekaman original yang kami terima dari sumbernya menyusul transkrip dari Menteri ESDM (Sudirman Said)," kata Said di ruang pimpinan MKD, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senanyan, Jakarta Pusat, Rabu 18 November 2015.


(MBM)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA