Waryono Diam Ditanya Uang Dolar di Ruang Kerjanya

   •    Senin, 04 Nov 2013 22:00 WIB
Waryono Diam Ditanya Uang Dolar di Ruang Kerjanya
ANTARA/Puspa Perwitasari/zn

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal Kementerian Sumber Daya Energi dan Mineral Waryono Karno diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama tujuh jam. Waryono menolak menjawab seputar uang ratusan ribu dolar Amerika serikat yang disita penyidik KPK dari ruang kerjanya.
 
Terkait pengembangan penyidikan atas kasus dugaan suap mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sejak Senin (4/11) siang, KPK memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Waryono Karno sebagai saksi atas tersangka Rudi. Usai menjalani pemeriksaan, Waryono ke luar dari gedung KPK didampingi kuasa hukum dan pengawalnya.
 
Sekjen ESDM tersebut sempat sedikit berkomentar kepada media. "Saya sebagai warga negara yang baik harus taat hukum dan mau memberikan keterangan kepada penyidik KPK," katanya.
 
Namun saat ditanyai wartawan terkait uang 200 ribu dolar AS yang disita KPK dari ruang kerjanya, Waryono enggan berkomentar. Ia langsung bergegas masuk ke kendaraan pribadinya yang telah menunggu di lobi gedung KPK.
 
Diketahui sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik sempat menyebut bahwa uang yang disita KPK itu merupakan uang operasional di kementerian yang digawanginya. KPK menduga bahwa uang tersebut terkait dengan kegiatan di SKK Migas dan bukan uang operasional di kementerian yang bersangkutan.

Dalih KPK, dana operasional di tiap kementerian dalam bentuk rupiah, bukan mata uang asing atau dolar AS. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Rudi Rubiandini, Simon Gunawan Tanjaya selaku petinggi Kernel Oil Indonesia, serta Deviardy selaku pelatih golf Rudi. (Mario Pasaribu)