'Kadin 1' Harus Genjot Industri di Tengah Perlambatan Ekonomi

Husen Miftahudin    •    Kamis, 19 Nov 2015 08:39 WIB
kadin
'Kadin 1' Harus Genjot Industri di Tengah Perlambatan Ekonomi
Calon Ketua Umum Kadin Indonesia 2015-2020 Rosan Perkasa Roeslani (tengah) bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto (ketiga kanan) dan Ketua Munas Kadin VII-2015 Aksa Mahmud (kiri) dan Anindya Bakrie (kanan). (ANTARA FOTO/Audy Alwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih Ketua Umum (Ketum) baru periode 2015-2020. Munas Kadin tersebut akan diselenggarakan pada 22-24 November di Bandung, Jawa Barat.

Salah satu calon Ketua Kadin, Rosan Perkasa Roeslani menilai, sebagai orang nomor satu yang menjembatani pengusaha dan pemerintah, Ketum Kadin yang baru harus mampu menggerakkan ekonomi nasional di tengah pelambatan, khususnya mendorong industrialisasi nasional. Menurut dia, hal tersebut sangat penting mengingat Indonesia juga akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 1 Januari.

"Pemimpin harus mempunyai visi yang agresif dan inovatif serta berjiwa besar. Pemimpin Kadin harus mampu mendorong pertumbuhan sektor industri sebagai katalis utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Rosan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Menurut dia, pemerintah dan pengusaha harus mampu memanfaatkan sumber daya alam dan manusia yang berlimpah di Indonesia. Potensi itu selain dapat menyediakan lapangan kerja seluas-luasnya, juga akan mempercepat transformasi menjadi negara maju.

"Maka itu, industrialisasi adalah kenyataan bagi Indonesia. Kita harus mewujudkan tekad itu untuk menjadi negara maju," tegas Rosan.

Industrialisasi diyakini menjadi salah satu pendorong untuk kemajuan ekonomi nasional. Selain dapat meningkatkan arus masuk investasi, industrialisasi juga akan membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya dan menciptakan multiplier effect di sektor perdagangan.

Rosan mengungkapkan, melalui industrialisasi akan terjalin nilai tambah dalam setiap kegiatan ekonomi, termasuk didalamnya produksi, distribusi perdagangan, dan investasi. Oleh sebab itu, sebagai organisasi pengusaha tertua di Indonesia,  Kadin Indonesia wajib mendorong pertumbuhan, pemerataan, kemajuan, keadilan, dan kehormatan bangsa.

"Kadin harus menjadi perwakilan dunia usaha yang efektif, strategis, relevan, dan inklusif. Saya yakin suara Kadin sebagai organisasi yang menyuarakan kepentingan dunia suaha nasional akan didengar dan dihormati pemerintah," pungkas Rosan.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

19 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA