5.000 Peluru Ditembakkan dalam Penggerebekan di Prancis

Willy Haryono    •    Kamis, 19 Nov 2015 08:50 WIB
prancis diserang
5.000 Peluru Ditembakkan dalam Penggerebekan di Prancis
Tim medis dan pasukan khusus Prancis berada di lokasi penggerebekan terduga teroris di St Denis, Rabu (18/11/2015). (Foto: AFP/KENZO TRIBOUILLARD)

Metrotvnews.com, St Denis: Baku tembak sengit antara polisi dan terduga teroris terjadi di St Denis, area di pinggiran kota Paris, Prancis. Dua terduga teroris tewas, salah satunya seorang perempuan yang meledakkan diri. 

Warga sekitar mendengar suara tembakan dan ledakan mulai dari pukul 04.30 pagi waktu setempat hingga tujuh jam ke depan. 

"Mereka menembakkan 5,000 peluru," kata seorang jaksa Prancis, Francois Molins, seperti dikutip The Guardian, Rabu (18/11/2015). 

Polisi belum mengidentifikasi dua terduga teroris yang tewas. Suara ledakan yang didengar warga kemungkinan besar dari terduga teroris yang meledakkan diri.

"Saya belum bisa memberikan detail mengenai identitas terduga teroris," ujar Molins.

Total delapan orang ditangkap dalam penggerebekan ini, termasuk seorang wanita. Satu dari mereka adalah orang yang menyewakan kamar kepada dua terduga teroris. Ia mengaku tidak tahu jika tamunya itu adalah teroris.

Target utama dalam penggerebekan ini, Abdel-Hamid Abu Oud, yang merupakan otak di balik serangkaian serangan teror di Paris, tidak termasuk dalam delapan orang yang ditangkap. 

Serangkaian serangan teror melanda Paris, Prancis, pada 13 November. Sebanyak 129 orang tewas dan 352 lainnya terluka. Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.


(WIL)