Lipat Surat Suara, KPU Bantul Libatkan Peran Disabilitas

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 19 Nov 2015 12:13 WIB
pilkada serentak
Lipat Surat Suara, KPU Bantul Libatkan Peran Disabilitas
Suasana pelipatan kertas suara di KPU Bantul, DIY. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul telah menerima logistik pilkada. Logistik berupa surat suara tersebut diterima pada Kamis dini hari, 19 November.

Ketua KPU Kabupaten Bantul, M Johan Komara mengatakan ada sebanyak 710.666 surat suara yang diterima. "Ada tamabahan 2.000 surat suara yang dikhususkan untuk pemilu ulang," ujar Johan, Kamis (19/11/2015).

Johan mengungkapkan, usai menerima surat suara, pihak KPU telah menyiapkan tenaga untuk melakukan pelipatan. Total, ada sebanyak 100 orang yang disiapkan untuk melakukan pelipatan.

Dari jumlah itu, ia melanjutkan, mereka dibagi ke dalam 20 kelompok, yang masing-masing terdiri lima orang. Dari 20 kelompok, ada tiga kelompok yang merupakan penyandang disbilitas, jumlahnya berarti 15 orang.

"Sebelumnya, kami sudah menyeleksi mereka dengan syarat usia maksimal 50 tahun, tidak berafiliasi dengan parpol maupun peserta pemilihan serta bisa baca, tulis, dan hitung. Jam kerjanya mulai pukul delapan pagi sampai empat sore dengan honor Rp75/lembar," ungkapnya.

Johan menambahkan, sejauh ini, ada beberapa jenis suara rusak selama proses pelipatan berlangsung. Jenis kerusakan itu, di antaranya kertas suara robek, terdapat bercak tinta, dan surat suara cetak tidak bolak-balik (sisi belakang tidak tercetak).

Pihak KPU belum menghitung berapa total jumlah suara yang rusak. KPU baru akan menghitung jumlah suara rusak setelah pelipatan selesai. "Kita target empat hari selesai sejak hari ini," ungkapnya.


(SAN)