AAUI: Industri Asuransi Umum Bakal Tumbuh 20% di 2016

Angga Bratadharma    •    Kamis, 19 Nov 2015 12:36 WIB
asuransi
AAUI: Industri Asuransi Umum Bakal Tumbuh 20% di 2016
Ilustrasi. (FOTO: MI/ATET DWI PERMATA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memperkirakan pertumbuhan premi industri asuransi umum di Tanah Air akan sekitar 15 persen sampai dengan 20 persen. Pertumbuhan tersebut diharapkan dapat terjadi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di tahun depan.

Secara rinci, proyeksi pertumbuhan premi di 2016, untuk lini usaha harta benda diperkirakan tumbuh sedang, lini usaha kendaraan bermotor tumbuh rendah, lini usaha kesehatan tumbuh rendah, lini usaha energi offshore tumbuh negatif, lini usaha rangka kapal tumbuh tinggi, dan lain-lain.

Ketua Umum AAUI Yasril Y Rasyid menjelaskan, setidaknya ada tiga faktor pendorong dari pertumbuhan premi industri asuransi umum di tahun depan. Adapun tiga faktor yang dimaksudkan adalah adanya ruang tumbuh, adanya pertumbuhan ekonomi, dan adanya dukungan dari pemerintah.

"Prospek pertumbuhan premi itu di antaranya tumbuhnya properti baru dan selesainya pembangunan proyek, kebutuhan kendaraan dengan kebijakan DP rendah, dan semacamnya," ungkap Yasril, dalam sebuah seminar bertajuk 'Insurance Outlook 2016', di Jakarta, Kamis (19/11/20115).

Berdasarkan data AAUI, struktur pasar industri asuransi sampai dengan September 2015 tercatat ada sebanyak 78 perusahaan asuransi umum atau berkurang satu perusahaan dibandingkan di 2014 yang terdapat sebanyak 79 perusahaan asuransi umum.

Sementara itu, sampai dengan September 2015 perusahaan reasuransi tercatat sebanyak enam perusahaan atau bertambah sebanyak satu perusahaan bila dibandingkan di 2014 yang sebanyak lima perusahaan. Sedangkan insurance broker sampai September 2015 tercatat sebanyak 163 perusahaan.


(AHL)

KPK Diminta Kupas Tuntas Kasus KTP-el

KPK Diminta Kupas Tuntas Kasus KTP-el

6 minutes Ago

Wakil Sekjen Partai Golkar Dave Laksono meminta agar KPK mengungkap tuntas kasus mega korupsi K…

BERITA LAINNYA