Masih Disuspensi, Bursa Sudah Panggil Manajemen SIAP

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 19 Nov 2015 13:14 WIB
sekawan intipratama
Masih Disuspensi, Bursa Sudah Panggil Manajemen SIAP
Ilustrasi BEI. (FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memanggil manajemen PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) terkait penghentian sementara (suspensi) saham perseroan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menjelaskan jika pemanggilan manajemen tidak berkaitan dengan masalah transaksi saham semu yang sempat membelit perusahaan.

Pemanggilan manajemen perseroan pun telah dilakukan pada Rabu, 18 November kemarin. Menurutnya, pertemuan antara pihak bursa dengan perseroan membahas beberapa hal.

"Sudah memberi keterangan (manajemen SIAP). Dari perusahaan tidak ada aksi korporasi, tidak ada informasi yang bisa mempengaruhi harga saham, dan mungkin lebih kegiatan pemegang saham," jelasnya.

Samsul membeberkan, terkait suspensi tersebut, pihak bursa pun terus melakukan kajian karena pergerakan saham perseroan yang tidak wajar atau di luar kebiasaan.

"Kami sedang melakukan kajian terkait masalah tersebut. Posisi masih suspensi yang didasarkan pergerakan saham yang masih fluktuatif," beber Samsul.

Seperti diketahui, BEI melakukan suspensi ke saham Sekawan Intipratama karena mengalami penurunan sebesar 64,68 persen atau setara Rp152 per saham. Pada penutupan perdagangan 16 Oktober 2015, harga saham masih Rp235 per saham, tapi pada 6 November 2015 harga saham menjadi Rp83 per saham.

Bursa mengimbau agar pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk selalu melihat keterbukaan informasi perseroan di bursa. Kasus skandal Sekawan Intipratama telah terjadi di akhir Oktober 2015.

Kasus ini menyeret tiga sekuritas yang terkena suspensi aktivitas perdagangan oleh bursa. Ketiga sekuritas itu adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities Tbk, dan PT Millenium Danatama Sekuritas.


(AHL)