Menpan RB: Humas Harus Berperan Sebarkan Berita Positif

Damar Iradat    •    Kamis, 19 Nov 2015 14:17 WIB
informasi
Menpan RB: Humas Harus Berperan Sebarkan Berita Positif
Menteri Yuddy Chrisnandi-----Ant/Fanny Oktavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menyebut, era teknologi dan informasi telah berkembang pesat. Sebab itu, praktisi hubungan masyarakat perlu terlibat aktif dalam era itu.

Menurut Yuddy, informasi berkembang dengan cepat. Namun, peran praktisi kehumasan belum menilai hal tersebut sebagai peluang.

"Peran humas menjadi sangat penting untuk menjadi garda terdepan penyampaian informasi," kata Yuddy dalam acara Konvensi Nasional Humas di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).

Informasi tersebut, tambah Yuddy termasuk berbagai kebijakan dan program pemerintah yang positif. Selama ini, berita soal pemerintah, dinilai masih sering menampilkan berita yang tidak membawa optimistis.

Menurut Yuddy, perlu tenaga bantuan, semisal dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) untuk menyebarkan hasil kinerja positif pemerintah. Selama ini, kemampuan tim humas pemerintah dinilai masih kurang maksimal.

"Pemerintah mengakui tidak cukup dengan aparatur pemerintah saja untuk menyampaikan dan mensosialisasikan kebijakan pada masyarakat," ungkap Yuddy.

Kemampuan sumber daya manusia kehumasan pemerintah yang tidak maksimal ini, kata Yuddy, membuat pemerintah memerlukan bantuan Perhumas. "Pemerintah berharap besar maupun bersinergis meneruskan pesan pembangunan nasional," tutup dia.

Konvensi Nasional Humas Indonesia 2015 adalah konvensi ke dua. Acara ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri dari seluruh Badan Pengurus Pusat, Badan Pengurus Cabang, Humas Swasta, Humas Pemerintah dan Perhumas Muda yang merupakan calon-calon praktisi Humas di Indonesia.


(TII)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA