Indonesia Moratorium Hukuman Mati

Desi Angriani    •    Kamis, 19 Nov 2015 14:50 WIB
hukuman mati
Indonesia Moratorium Hukuman Mati
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan,--Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia telah memberlakukan kebijakan hukuman mati bagi terpidana gembong narkoba. Kebijakan itu, untuk sementara waktu tidak akan dilakukan. Saat ini pemerintah tengah mengonsentrasikan diri memperbaiki keadaan ekonomi.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan hal itu setelah kembali dari kunjungan ke Australia. Dia mengikuti Forum Pemberantasan Pembiayaan Terorisme di Sydney.

Luhut menjelaskan, Pemerintah Australia menghormati segala kebijakan pemerintah Indonesia dan tak akan mencampurinya.

"Mereka tidak akan campuri. Saya sudah katakan, kami belum berpikir melakukan hukuman mati sepanjang ekonomi kita masih seperti ini," ujar Luhut saat jumpa pers penyebutan namanya dalam kasus pencatutan nama presiden dan wapres terkait perpanjangan PT Freeport Indonesia di Kantor Kemko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).
 
Luhut menjelaskan, pemerintah kini lebih berkonsentrasi membenahi ekonomi. "Kami konsentrasi pada ekonomi, kalau ada apa-apa kita bicarakan. Mereka (Pemerintah Austalia) sepakat."

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester pertama tahun ini tidak sampai 5 persen. Diperlukan lebih banyak lagi investasi asing guna membantu pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan menghukum mati terpidana gembong narkoba. Kontroversi hukuman mati kembali muncul ke permukaan setelah munculnya wacana eksekusi mati jilid III.

Beberapa pihak melihat hukuman mati layak dihapus lantaran dinilai melanggar hak asasi manusia untuk tetap hidup. Namun tak sedikit yang mendukung hukuman mati tetap ada, khususnya bagi para gembong narkoba. Sebab, tindakan mereka yang mengedarkan narkoba di Indonesia sudah merenggut banyak nyawa orang lain.


(MBM)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

4 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA