KPK Buka Rekrutmen Sekjen

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 19 Nov 2015 15:10 WIB
kpk
KPK Buka Rekrutmen Sekjen
Ilustrasi Gedung KPK--Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berbenah dengan mengisi struktur organisasi yang kosong. Setelah merekrut jajaran deputi, KPK kembali membuka rekrutment untuk mengisi posisi sekretaris jenderal (sekjen).

Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Zulkarnaen mengatakan, lembaga antikorupsi membuka lowongan pimpinan tinggi madya untuk posisi sekjen. Semula, posisi ditempati Hinawan Adinegoro. Hinawan kini memasuki masa pensiun.

"Terkait pengisian jabatan struktural, sekjen KPK masih kosong. Kalau deputi sudah terisi semua," kata Zulkarnaen dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2015).

Untuk proses seleksi, KPK telah membentuk tim panitia seleksi yang terdiri dari satu orang internal dan lima orang eksternal.

"Dari internal saya sendiri (Zulkarnaen). Untuk eksternal ada Sugiri Syarif yang Sekjen KPK 2004-2006 sebagai pakar, Sapto Pratomo Sunu yang Sekjen KPK 2009-2012 sebagai pakar, Rektor IPDN Ermaya Suradinata sebagai akademisi, dan Sekjen Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dwi Wahyu Atmaji sebagai birokrat," ungkap dia.

Pendaftaran dibuka melalui website www.kpk.go.id, dimulai 17 November hingga 3 Desember 2015. Calon pendaftar harus merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Pendaftaran terbuka bagi PNS pada lembaga negara atau kementerian atau lembaga setingkat kementerian, non kementerian, dan pemprov," imbuh dia.

Syarat yang harus dipenuhi calon, yakni PNS dengan golongan IVC minimal dua tahun atau eselon II atau setingkatnya. Selain itu, syarat lainnya calon harus berusia setinggi-tingginya 58 tahun pada masa pendaftaran.

Untuk tahapan seleksi, pansel membaginya menjadi empat tahapan. Pertama, seleksi administrasi. Kedua, tes potensi, tes bahasa inggris, dan assessment kompetensi. Ketiga, wawancara dengan tim seleksi. Keempat, penyerahan tiga nama kandidat yang diajukan ke tim penilai akhir. "Sebagai penentu akhir proses ini melalui pimpinan KPK," tambah dia.

Seleksi berlangsung sejak 14 November 2015, pengiriman surat ke instansi atau lembaga. Kemudian, pendaftaran via website mulai 17 November 2015 hingga 3 Desember 2015. Lalu diikuti pengumuman tes administrasi.

Tes potensi, bahasa Inggris dan assessment kompetensi berlangsung pada 6-8 Desember 2015. Tes kesehatan bagi calon dilakukan pada 10 Desember 2015 dan diikuti tes wawancara dengan pansel. Terakhir, pengumuman hasil seleksi akhir pada 16 Desember 2015.

"Kami berharap yang daftar punya keinginan kuat untuk bergabung dengan KPK dan memperkuat KPK dengan melengkapi persyaratan dan jangan sekadar meramai-ramaikan," pungkas dia.


(YDH)