Pemerintah Minta Porsi Bagi Hasil Migas di PSC Diturunkan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 19 Nov 2015 16:34 WIB
migas
Pemerintah Minta Porsi Bagi Hasil Migas di PSC Diturunkan
Kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Pertamina di Cilacap. FOTO : MI/LILIEK DHARMAWAN

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah meminta porsi bagi hasil minyak dan gas bumi yang terdapat Production Sharing Contract (PSC) diturunkan. Hal Ini dilakukan sebagai stimulus agar investor asing tertarik berinvestasi di sektor migas.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritman dan Sumber Daya Rizal Ramli menilai porsi bagi hasil ke negara yang besar menyebabkan investor enggan berinvestasi.

Dia menuturkan pembagian porsi bagi hasil untuk minyak bumi‎ sebesar 85 persen untuk negara dan 15 persen untuk investor. Sedangkan untuk gas, pemerintah mendapatkan 70 persen serta sisanya kepada investor.

"Pembagian production sharing harus fleksibel. Kalau sekarang misalnya 85:15 persen, kenapa tidak 80:20 persen untuk sementara," ucap Rizal dalam Seminar Nasional Mengawal Nawacita, di Hotel Dharmawangsa, Jalan Brawijaya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Hal ini sebagai upaya stimulus peningkatan investor dan juga akan meningkatkan aktivitas kegiatan eksplorasi, serta memperbanyak lapangan pekerjaan.

"Lebih bagus ada aktivitas, ada lapangan pekerjaan, proven reserve kita nambah dari pada tetap bermimpi 85:15," kata Rizal.

Untuk itu, Rizal berniat untuk memanggil Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja untuk membicarakan lebih lanjut.

"‎Kami undang Dirjennya kalau menterinya (Sudirman Said) tidak mau datang silakan. Tapi yang penting kami ingin ubah rasionya," pungkas dia.


(SAW)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

11 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA