Buruh Lampung-Banten Jalan Kaki ke Istana Tolak PP Pengupahan

Batur Parisi    •    Kamis, 19 Nov 2015 21:23 WIB
aksi buruh
Buruh Lampung-Banten Jalan Kaki ke Istana Tolak PP Pengupahan
Aksi jalan kaki buruh Lampung dan Banten. Foto: Metrotvnews.com/Batur Parisi

Metrotvnews.com, Serang: Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Upah Gerakan Buruh Indonesa (KAUGBI) berjalan kaki dari Lampung ke Istana Negara untuk menolak pengesahan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. “Aksi ini sebagai bentuk penolakan kami," kata Ketua Perda SPI Banten, Friden Hatam Ajis, Kamis  (19/11/2015).

Saat ini mereka sudah berada di Serang, Banten, setelah menyeberangi Selat Sunda. Selanjutnya, selama di perjalanan, mereka akan menyambangi kantong-kantong industri untuk mendukung penolakan itu.

Aksi jalan kaki ini terbagi ke dalam dua titik, yakni di wilayah barat dan timur. Untuk wilayah timur para buruh diberangkatkan dari Bandung pada, Senin 17 November. “Nah, di wilayah barat kami berangkat dari Bandar Lampung sejak 18 November,” kata dia.

Buruh Lampung sudah ditunggu buruh Banten dan mereka bergabung untuk bersama-sama menuju Istana Negara. "Titik temu antara wilayah timur dan barat adalah di Tugu Proklamasi, Jakarta, pada pukul 03.00 WIB, besok (20 November)," kata Ajis. Aksi diperkirakan akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB.

Ada tiga hal yang menjadi tuntutan buruh, pertama PP Pengupahan tak selaras dengan UU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten. "Di PP Pengupahan hanya menggunakan dua variabel, yakni inflasi dan pendapatan domestik bruto," katanya.

Kedua, aturan yang menyumbat hak buruh untuk berbicara. Dan ketiga, ada satu pasal di PP Pengupahan yang memberatkan ketika perusahaan pailit. 

Aksi jalan kaki ini membuat lalu lintas di Serang lumpuh. “Macet total dari arah Nikonas ke arah timur mendekati Pasar Gembong,” kata polisi pengatur lalu lintas yang tengah mengurai kemacetan.


(UWA)

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

1 hour Ago

Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat. Hingga kini,…

BERITA LAINNYA