OJK Sudah Lakukan Proyek Percobaan untuk Asuransi Pertanian

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 20 Nov 2015 05:57 WIB
asuransi
 OJK Sudah Lakukan Proyek Percobaan untuk Asuransi Pertanian
Ilustrasi. Antara Foto/Adhitya Hendra.

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar asuransi di Indonesia dapat terus melakukan penetrasi ke masyarakat menengah ke bawah seperti sektor pertanian dan peternakan sebagai alternatif penjualan asuransi.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani mengatakan sudah melakukan proyek percobaan untuk asuransi pertanian di 16 provinsi di seluruh Indonesia dengan target satu juta hektare (ha).

"Kita bisa tanggung kerusakan yang disebabkan oleh alam seperti banjir dan kekeringan, namun dengan nilai kerusakan lebih dari 75 persen. Kalau hanya 25 persen kita tidak bisa tanggung," ujar Firdaus di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Menurutnya, perusahaan asuransi harus melirik sektor pertanian lantaran dinilai membantu masyarakat. Kemudian asuransi pertanian ini perlu dikembangkan untuk menyeimbangkan nilai jual asuransi makro yang cenderung stagnan di angka dua persen.

Lalu ia menyebutkan kalau sektor peternakan juga memiliki potensi besar dalam industri asuransi. Rencananya, sektor ini akan dilakukan sertifikasi ternak agar para peternak dapat melakukan kredit ke bank.

"Perusahaan asuransi juga harus melirik sektor peternak agar industri asuransi tidak hanya mematok sektor makro sebagai target penjualan," jelasnya.





(SAW)