Lagi, Indeks Dow Jones-S&P Terpuruk

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 20 Nov 2015 08:16 WIB
wall street
Lagi, Indeks Dow Jones-S&P Terpuruk
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street. (FOTO: Reuters/Lucas Jackson)

Metrotvnews.com, New York: Bursa Wall Street berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis akibat jatuhnya saham-saham di sektor kesehatan. Pelemahan yang tidak terlalu dalam ini mengimbangi keuntungan yang diraup Intel dan saham teknologi lainnya, di samping investor sedang mengamati kenaikan suku diharapkan pada Desember.

Adanya peringatan sari UnitedHealth menyebabkan penurunan saham sebesar 5,65 persen, sehingga membuat perusahaan asuransi kesehatan menghambat penguatan Dow Jones dan S & P 500. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Jumat, 20 November.

Indeks sektor kesehatan S & P menjadi pemain terburuk di antara 10 sektor utama S & P lainnya dengan penurunan sebesar 1,63 persen. Di sisi lain, saham Intel Corp melonjak 3,44 persen setelah meningkatkan dividen tahunan.

Data yang dilaporkan Pemerintah Amerika kemarin tampaknya mendukung pandangan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya bulan depan. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran tercatat turun pekan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,02 persen menjadi 17.732,75. Sementara itu, indeks S & P 500 merosot 0,11 persen menjadi 2.081,24. Serta Nasdaq Composite juga melemah tipis 0,03 persen ke 5.073,64.

Tujuh dari 10 sektor utama S & P berakhir lebih tinggi, yang dipimpin oleh sektor utilitas yang naik 0,99 persen. Sekitar 6,5 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebesar 7,3 miliar lembar saham, demikian menurut data Thomson Reuters.


(AHL)