Wilayah Rawan Fenomena Alam di Sukoharjo versi BPBD

Pythag Kurniati    •    Jumat, 20 Nov 2015 11:03 WIB
bencana
Wilayah Rawan Fenomena Alam di Sukoharjo versi BPBD
Pohon tumbang akibat fenomena alam angin ribut (ilustrasi). (Metrotvnews.com/Agus Josiandi)

Metrotvnews.com, Sukoharjo: Daerah di sekitar aliran anak Bengawan Solo berpotensi besar terjadi fenomena alam. Tak saja banjir, daerah-daerah itu juga rawan bencana angin ribut.

Kepada Metrotvnews.com, Jumat 20 November, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo, Suprapto mengemukakan ada beberapa wilayah yang menjadi langganan angin puting beliung dan banjir.

Seperti Kecamatan Baki merupakan langganan angin puting beliung. Sedangkan kawasan lain seperti Kecamatan Sukoharjo, Tawangsari, Bulu, Nguter juga merupakan daerah yang perlu mewaspadai fenomena ini. 

Suprapto juga mengungkapkan jelang musim penghujan, beberapa desa juga menjadi langganan banjir. Beberapa kawasan tersebut seperti Kecamatan Grogol, Mojolaban, Kartasura dan Polokarto. “Terutama daerah-daerah yang dekat dengan anak sungai Bengawan Solo,” imbuhnya.

Kawasan Sukoharjo bagian selatan, kata Suprapto, juga menjadi daerah rawan longsor meskipun tidak setiap tahun terjadi.

Untuk mengantisipasi peristiwa alam ekstrem yang mengancam pada musim penghujan, Suprapto mengatakan telah berkoordinasi dengan 13 organisasi relawan di Sukoharjo. “Kami juga telah mempersiapkan logistik serta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BNPB,” pungkasnya.


(SAN)