Fed Fund Rate Naik, IHSG Diperkirakan Tidak Bergejolak

Husen Miftahudin    •    Jumat, 20 Nov 2015 16:49 WIB
ihsgthe fed
Fed Fund Rate Naik, IHSG Diperkirakan Tidak Bergejolak
Analis PT Ciptadana Securities Zabrina Raissa (Foto: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan (BI rate) pada kisaran 7,5 persen untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed. Sebagai gantinya, pemerintah menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk mendorong penyaluran kredit perbankan. Hal ini dilakukan agar gerak perekonomian Indonesia tak terguncang jika The Fed menaikkan suku bunga acuan mereka.

Namun demikian, Analis PT Ciptadana Securities Zabrina Raissa memperkirakan, kenaikan Fed Fund Rate hanya akan berpengaruh terhadap pergerakan rupiah. Sedangkan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kenaikan Fed Fund Rate dinilai tak akan berpengaruh banyak karena sentimen positif dari domestik dipercaya bisa menjadi tameng bagi pergerakan IHSG.

"Kondisi eksternal pastinya masih akan tetap mendominasi. Namun dari sisi internal di tahun depan cukup positif. Karena kita tahu infrastruktur akan didorong oleh pemerintah. Belanja pemerintah juga masih akan dialokasikan untuk beberapa sektor baik untuk infrastruktur dan industri lainnya," kata Zabrina, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2015).

Menurut dia, gerak IHSG pada tahun depan justru akan membaik secara perlahan. Hal ini karena pemerintah telah mengeluarkan sederet paket kebijakan ekonomi. "Harapannya, 2016 itu semua (paket kebijakan) bisa terealisasi. Sehingga apa pun yang ditargetkan, di awal tahun bisa tercapai," papar dia.

Dengan begitu, Zabrina meyakini, naiknya suku bunga The Fed tidak akan mempengaruhi pergerakan IHSG di tahun depan. "Jadi tampaknya kenaikan Fed Fund Rate hanya akan berpengaruh terhadap kondisi pergerakan rupiah," pungkas Zabrina.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA