Cadangan Emas Freeport Hanya 1.800 Ton

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 21 Nov 2015 10:11 WIB
freeport
Cadangan Emas Freeport Hanya 1.800 Ton
Ilustrasi tambang Freeport. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengklarifikasi pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli, yang mengatakan cadangan emas di lahan PT Freeport Indonesia sebanyak 16 ribu ton, namun hanya 1.800 ton.

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Said Didu mengungkapkan, menurut data resmi pertambangan, kandungan emas yang berada di lahan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut hanya 1.800 ton.

"Jadi dari segi angka bukan 16 ribu ton, tapi 1.800 ton. Itu berdasarkan sertifikasi lembaga internasional," kata Said Didu, di Kantor Direktorat Jendral Ketenagalistrikan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 20 November 2015.

Said menjelaskan, yang dinamakan cadangan itu terkandung banyak unsur mulai ore sebanyak 2,2 miliar bijih ton dengan kandungan 0,8 gram emas per ton. Sehingga kandungan emas yang tercatat hanya 1.800 ton. Freeport pun melaporkan data tersebut ke Kementerian ESDM sebagai data resmi.

"Karena itu setiap perusahaan tambang melaporkan ke Kementerian ESDM sebagai data resmi dunia dan Indonesia sekitar 1.800 ton. Perhitungannya, ore yang ada di sana 2,2 miliar bijih batu dengan kandungan 0,8 gram emas per ton. Jadi dari segi angka bukanlah 16 ribu ton tapi 1.800 ton," jelas dia.

Hal itu diperkuat dengan penegasan Said Didu bahwa data tersebut adalah hasil sertifikasi lembaga internasional bukan hitungan Pemerintah.

"Data resmi tambang adalah hasil sertifikasi lembaga internasional yang terpercaya jadi bukan hasil hitungan dari pengusaha dan hitungan Pemerintah," pungkas dia.


(AHL)