Obama Kecam Serangan Teror di Hotel Mali

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 21 Nov 2015 10:49 WIB
serangan di mali
Obama Kecam Serangan Teror di Hotel Mali
Presiden Obama di ASEAN (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengecam keras serangan teror yang diarahkan di sebuah hotel mewah di Mali. 27 orang tewas dalam kejadian ini.

"Tindakan barbar ini hanya akan memperkuat keyakinan kami untuk mengatasi tantangan yang ada," ujar Obama, di sela-sela KTT ASEAN, seperti dikutip AFP, Sabtu (21/11/2015).

Sekitar 170 orang menjadi korban sandera dalam serangan yang terjadi di Hotel Radisson, Bamako, Mali pada Jumat (20/11/2015). Sementara proses penyanderaan berlangsung selama hampir sembilan jam.

27 orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini. Sementara serangan diklaim oleh kelompok Al-Murabitoun, yang dipimpin Mokhar Belmokhtar. Al-Murabitoun diketahui sebagai afiliasi Al Qaeda.

Pelaku penyerangan ini merangsek masuk ke dalam hotel. Mereka melakukan aksi penyerangan dari lantai demi lantai dan menembak targetnya.

Pihak Kementerian Luar Negeri AS mengonfirmasi ada seorang warga AS yang turut tewas dalam kejadian ini. Sementara puluhan warga AS lainnya berhasil menyelamatkan diri dari hotel.

Serangan di Mali ini menambah kekhawatiran atas ancaman teror. Pada 13 November 2015, ISIS mengakui berada di balik serangan di Paris, Prancis yang menewaskan 129 jiwa dan melukai 352 lainnya.


(FJR)