Mali Berduka Usai Serangan Berdarah di Hotel

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 21 Nov 2015 12:56 WIB
serangan di mali
Mali Berduka Usai Serangan Berdarah di Hotel
Pihak keamanan di hotel yang diserang di Mali (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Bamako: Usai serangan yang terjadi di sebuah hotel di Bamako, Mali, hari berkabung nasional selama tiga pun dimulai. Status darurat juga sebelumnya sudah diterapkan oleh pemerintah setempat.

Serangan yang dilakukan oleh kelompok yang terafiliasi dengan Al Qaeda, Al-Murabitoun itu berakhir ketika pasukan Mali dan pasukan internasional menyerbu Hotel Radisson untuk menyelamatkan sekitar 170 sandera.

Meskipun sandera berhasil dibebaskan, 27 di antara sandera itu dilaporkan tewas. Beberapa dari mereka yang tewas berasal dari Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) serta Belgia.

Pemerintah Mali mengumumkan status kondisi darurat selama 10  hari dimulai pada Jumat (21/11/2015) tengah malam waktu setempat. Sementara hari berkabung ditetapkan selama tiga hari.

"27 dari 100 orang yang disandera dilaporkan tewas. Sementara setidaknya tiga pelaku tewas terbunuh atau meledakkan dirinya sendiri," ujar keterangan pihak Pemerintah Mali, seperti dikutip AFP, Sabtu (21/11/2015).

Presiden AS Barack Obama mengecam keras serangan itu. Menurutnya tindakan barbar ini hanya akan memperkuat dunia untuk menghadapi tantangan kekerasan dari pihak ekstremis.

Sementara Juru Bicara Kementerian Tiongkok Hong Lei mengutarakan belasungkawa kepada keluarga dari korban. Menurutnya, Tiongkok mengecam keras tindakan kekerasan itu. Sementara Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon mengutarakan bahwa serangan yang terjadi menghancurkan upaya untuk membangun perdamaian di Mali.

Mali sudah tercabik-cabik oleh aksi kekerasan setelah wilayah utara mereka jatuh ke tangan kelompok yang terafiliasi dengan Al Qaeda pada 2012.  Kelompok tersebut berhasil didorong keluar pada 2013, namun masih banyak wilayah di negara itu yang tidak berhukum dan berpotensi untuk diserang.


(FJR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA