Rerata Transaksi Harian di BEI Terkoreksi Jadi Rp4,27 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 21 Nov 2015 13:27 WIB
bei
Rerata Transaksi Harian di BEI Terkoreksi Jadi Rp4,27 Triliun
Ilustrasi kegiatan di bursa saham -- FOTO: Antara/FIQIH ARFANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi sebesar 11,15 persen menjadi Rp4,27 triliun di sepanjang pekan ini.

"Pada pekan sebelumnya, rata-rata nilai transaksi harian berada di level Rp4,81 triliun," ungkap Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Irmawati Amran, dalam siaran persnya, Sabtu (21/11/2015).

Namun demikian, nilai rata-rata volume transaksi harian di BEI mengalami kenaikan sebesar 2,76 persen, dan rata-rata frekuensi transaksi harian berkurang 4,98 persen. Selain itu, investor asing mencatatkan jual bersih di pasar saham dalam lima hari terakhir dengan nilai Rp518 miliar, dan secara tahunan aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat net sell Rp20,03 triliun.

Di sisi lain, BEI mencatat ada satu obligasi pada pekan ini. Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multigriya Finansial Tahap II Tahun 2015 Dengan Tingkat Bunga Tetap yang diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dicatatkan pada 18 November 2015. Obligasi ini dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp472 miliar dengan jangka waktu 370 hari.

Adapun dengan pencatatan obligasi SMF tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2015 adalah 45 Emisi dari 35 Emiten senilai Rp57,22 triliun.

"Sehingga total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 277 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp250,48 triliun dan USD100 juta, diterbitkan oleh 103 emiten," jelas dia.

Kemudian, tambah dia, untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp1.405,76 triliun dan USD1.040,00 juta dan 5 EBA senilai Rp2,31 triliun.

Seperti diketahui, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat menjadi 4.561,33 per 20 November 2015. Angka itu naik 1,98 persen selama satu pekan lalu, dibanding pekan sebelumnya masih berada di 4.472,83.


(AHL)