KKP Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Lebih Banyak

   •    Sabtu, 21 Nov 2015 17:16 WIB
kelautan dan perikanan
KKP Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Lebih Banyak
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam Peringatan Hari Perikanan Nasional (Harkannas) ingin masyarakat mengonsumsi ikan lebih banyak dibandingkan dengan mengonsumsi daging jenis lainnya seperti sapi dan ayam.

"Kami mendorong agar pada 2015 ini konsumsi ikan per kapita di Indonesia dapat mencapai 40 kilogram (kg) per kapita," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Nilanto Perbowo, dalam acara Peringatan Harkannas ke-2, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (21/11/2015).

Untuk saat ini, berdasarkan data KKP, konsumsi ikan per kapita secara nasional masih berada di kisaran 35 kg per kapita, dan ada provinsi yang lebih dari itu. Menurut Nilanto, tujuan Peringatan Harkannas adalah memasyarakatkan agar khalayak ramai dapat lebih menyukai produk kelautan dan perikanan untuk dikonsumsi.

Hal itu, ujar dia, karena dinilai bisa membuat masyarakat lebih sehat karena kandungan protein yang terdapat dalam ikan sangat dibutuhkan. Misalnya oleh ibu hamil dan melahirkan, serta anak-anak mereka. "Pemerintah dalam hal ini KKP akan terus menggalang semua kalangan masyarakat agar ikan dapat menjadi produk makanan utama dalam kehidupan sehari-hari," jelas dia.

Dirjen Penguatan Daya Saing KKP mengungkapkan, kelompok masyarakat yang tingkat konsumsi ikannya tinggi biasanya mereka yang ada di sekitar kawasan pesisir atau pantai. Sedangkan kelompok masyarakat yang tingkat konsumsi ikannya rendah, lanjutnya, biasanya merupakan kalangan masyarakat di pedesaan yang jauh dari kawasan perairan.

"Potensi ikan luar biasa besar saat ini," katanya dan menambahkan jumlah ikan bertambah setelah keberhasilan KKP dalam menanggulangi tindak pencurian ikan.

Sebagaimana diberitakan, peringatan Harkannas ke-2 yang jatuh setiap 21 November 2015 dilaksanakan di kawasan Parkir Timur Senayan, hari ini. Selain banyaknya stan dari instansi di bawah naungan KKP dan sejumlah gerai usaha produk kelautan dan perikanan, peringatan Harkannas kali ini juga digelar Lomba Inovasi Menu Masakan Hasil Laut Tingkat Nasional ke-1 dan Festival Makanan Ikan Nusantara 21-22 November 2015.

Puncak Peringatan Harkannas ke-2 itu sendiri bertajuk "Kedaulatan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Secara Berkelanjutan untuk Kesejahteraan dan Kecerdasan Masyarakat".

Hal tersebut selaras dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mendorong para pengusaha nasional untuk membeli produk tangkapan hasil nelayan tradisional lokal guna mengembangkan sektor perikanan di dalam negeri.

"Saya meminta Kadin (Kamar Dagang dan Industri) dan pengusaha lainnya untuk mengapresiasi dengan membeli tangkapan ikan dari hasil nelayan," jelas Susi.

Menurut dia, pengusaha lokal seharusnya juga dapat berinvestasi di bidang pengolahan hasil perikanan karena modal yang diperlukan guna membangun pabrik tersebut dinilai tidaklah terlalu tinggi. "Modal paling hanya Rp100 miliar-Rp200 miliar berinvestasi untuk pabrik pengolahan. Jangan hanya pihak asing-asing lagi," tutup dia.


(AHL)