Industri Otomotif

Kabut Asap Sisakan Kisah Sedih Pasar Otomotif di Banjarmasin dan Palangkaraya

Ahmad Garuda    •    Minggu, 22 Nov 2015 08:32 WIB
yamaha
Kabut Asap Sisakan Kisah Sedih Pasar Otomotif di Banjarmasin dan Palangkaraya
Bencana asap ternyata memberikan dampak yang signifikan terhadap turunnya penjualan motor Yamaha. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Banjarmasin: Bencana kabut asap yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan, ternyata berimbas juga pada sektor otomotif. Salah satunya di Kalimantan Selatan, yaitu di Banjarmasin.

Menurut data yang dituturkan oleh Harry SE selaku Branch Manager PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ), main dealer Yamaha di Banjarmasin, bahwa penurunannya mencapai angka 25-30 persen. Tentunya ini sangat menyedihkan, lantaran terjadi pada kondisi perekonomian yang juga sedang lesu.

"Jadi ada dua bencana yang benar-benar menghempas pasar otomotif di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Bencana pertama adalah penurunan daya beli masyarakat karena nilai tukar rupiah terus merosot, kedua adalah turunnya minat beli karena kabut asap," ujar Harry.

Harry melanjutkan bahwa jika tahun sebelumnya daya beli masyarakat Kalsel dan Kalteng berada di angka 12 ribu unit per bulan, saat terjadi pelemahan ekonomi turun jadi 9.000 unit. Penurunan terjadi lagi ketika bencaba kabut melanda jadi 8.000 unit saja per bulan.

"Kabut asap ini sangat mengganggu, karena apapun tawaran yang kami berikan, calon konsumen itu malas keluar rumah. Bahkan kami pernah coba adakan promo khusus, nyatanya malah sapi. Paling parah efeknya di Palangkaraya. Di sana jarak pandang sangat terbatas dan levelnya membahayakan pernafasan."

Harry juga sangat bersyukur, karena sekarang hujan mulai turun, sehingga asap mulai berkurang. "Sekarang mulai ada peningkatan lagi. Tapi agak susah kembali ke level penjualan seperti dulu lagi, karena memang kondisi di Kalimantan tak seperti saat pertambangan batu bara masih hidup," bebernya.

Terakhir, ia berharap bahwa pasar otomotif nasional khususnya di Kalsel bisa konsisten dan lebih dari tahun ke tahun. Apalagi ada peningkatan sebanyak 130 persen dari Oktober ke November.


(UDA)

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

10 hours Ago

Penyitaan akan dilakukan jika mantan Ketua DPR RI itu tidak dapat mengembalikan uang ganti rugi…

BERITA LAINNYA