Kantor Imigrasi Gandeng Intelijen Kawal Pembuatan Paspor

Agus Josiandi    •    Minggu, 22 Nov 2015 11:13 WIB
terorisme
Kantor Imigrasi Gandeng Intelijen Kawal Pembuatan Paspor
Warga antre mengurusi paspor di Kantor Imigrasi Bangkalan, MTVN - Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Pamekasan: Kantor Imigrasi III Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memperketat pendeteksian pembuatan paspor. Itu bertujuan mencegah warga Pamekasan terlibat dalam gerakan Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kantor Imigrasi tak dapat memvonis langsung pemohon paspor terlibat dalam ISIS tanpa koordinasi. Kantor Imigrasi pun berkoordinasi dengan intelijen, TNI, dan kepolisian untuk mengawal proses pembuatan paspor.

Kepala Sub Seksi Informasi Kantor Imigrasi Kelas III Pamekasan Dedy Hairil mengatakan pengurusan paspor tetap sesuai dengan prosedur dan persyaratan. Yaitu syarat administrasi dan wawancara.

Tapi, kata Dedy, pihaknya belum menemukan warga pemohon paspor yang terindikasi terlibat dalam gerakan separatis ISIS. "Selama ini, negara yang dikunjungi pemohon hanya Arab Saudi, Malaysia dan singapore. Kalau ke Suriah atau kawasan konflik yang terdapat ISIS, sampai sekarang belum  ada," kata Dedy.

Mereka rata-rata memohon paspor untuk kepentingan ibadah umrah, rekreasi, dan kunjungan ke luar negeri.

Sebelumnya, otoritas Bandara Internasional Juanda Surabaya memperketat pengamanan di sejumlah titik di terminal 1 dan 2. Tujuannya mengantisipasi tindakan terorisme yang melibatkan ISIS. 


(RRN)