Politikus PDIP Minta Jokowi Pecat Sudirman Said

Husen Miftahudin    •    Minggu, 22 Nov 2015 16:08 WIB
pencatut nama presiden
Politikus PDIP Minta Jokowi Pecat Sudirman Said
Politikus PDIP Masinton Pasaribu (kanan),--Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat pembantunya yang melakukan negosiasi perpanjangan masa operasi PT Freeport Indonesia (PFI) bermental pemburu rente. Pejabat pemerintah tersebut dinilai menginjak-injak martabat bangsa karena mendahulukan kepentingan pribadi.

"Kalau negosiasi para pejabat kita bermental antek dan pemburu rente itu yang justru memperparah. Dia bernegosiasi dengan cara jongos, tangan di bawah," ujar Masinton dalam Diskusi Menggali Freeport di Antara Kepentingan Asing dan Kedaulatan Indonesia di WarunKomando, Jalan DR Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2015).
 
Ia menambahkan, "Negosiasi kita itu harus berdaulat, berdikari dengan menempatkan pejabat dalam bernegosiasi itu harus bermental trisakti, jangan kaya jongos."

Kisruh petinggi parlemen yang meminta saham terhadap perpanjangan operasi Freeport menurut dia, harus jadi momentum Jokowi membersihkan pejabat-pejabat nakal. Salah satu nama yang tak layak dipertahankan Jokowi menjalankan pemerintahannya adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

"Sudirman Said itu harus diganti. Karena dia merupakan pejabat bermental broker dan pemburu rente yang menyetujui perpanjangan kontrak Freeport di Indonesia. Jadi ini momentum bersama untuk kepentingan bangsa dan negara," tutur dia.

Masinton menilai, operasi Freeport di Indonesia merupakan salah satu kolonialisme modern yang tersisa. Karena bagi dia, Freeport mengeruk kekayaan negara selama 48 tahun dengan penghasilan sebanyak Rp50 triliun. Namun hanya menyumbang royalti ke Indonesia sebesar 1 persen.

"Soal negosiasi itu tidak bisa diserahkan ke pemburu rente. Ini harus melibatkan semua elemen. Seperti Hugo Chavez yang menasionalisasi aset bangsa dengan melibatkan tentara dan rakyat untuk kemajuan bersama. Beda dengan kita yang negosiasinya diserahkan ke jongos," tegas Masinton.


(MBM)

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

1 hour Ago

KPK diinformasikan akan menjemput Setya Novanto dari RSCM untuk dibawa ke Rutan KPK. Namun KPK …

BERITA LAINNYA