Budiman Sudjatmiko Tantang Mendagri Buka-bukaan

   •    Sabtu, 09 Nov 2013 22:15 WIB
Budiman Sudjatmiko Tantang Mendagri Buka-bukaan
MI/M Irfan/zn

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri pernah berjanji akan mundur jika proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tidak selesai pada Oktober 2013. Kini, e-KTP justru diduga menjadi penyebab kisruhnya daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014.

Anggota Komisi II DPR-RI Budiman Sudjatmiko menantang Mendagri untuk terbuka tentang masalah yang terjadi pada proyek e-KTP. "Kalau mundur, itu terlalu mudah. Saya tidak akan tertarik mengenal mundur. Tetapi yang saya inginkan, Mendagri terus terang tentang akar permasalahan itu. Entah adanya upaya sabotase e-KTP dari pihak tertentu, atau adanya praktek korupsi, harus dikemukakan segera," tutur Budiman kepada Media Indonesia, Sabtu (9/11).

Menurut Budiman, Mendagri perlu sadar bahwa kejujuran kebersihan Pemilu sangat tergantung pada E-KTP. Ia pun meminta Mendagri fokus untuk menyelesaikan e-KTP. "Apakah ada proses yang tidak beres, segera dibicarakan ke DPR, sebagai wakil rakyat," katanya.

Karena yang dipertaruhkan adalah keselamatan demokrasi negara, Budiman mengaku tidak tertarik dengan janji mundur Mendagri. "Saya tidak tertarik tentang janji itu. Tapi komitmen dari Mendagri itu sendiri untuk menyelesaikan soal e-KTP ini," ucapnya.

Budiman menegaskan, soal e-KTP adalah soal DPT Pemilu 2014. Sekali lagi, dirinya menantang Mendagri untuk segera membongkar akar persoalan e-KTP. "Kalau ada yang tak beres, akar permasalahannya bongkar saja ke publik. Karena ini persoalan yang terlalu besar, menyangkut data kependudukan dan DPT," pungkasnya. (Yahya Farid Nasution)