Anggota dan Wakil Ketua MKD Dorong Sidang Novanto Digelar Terbuka

Githa Farahdina    •    Senin, 23 Nov 2015 11:17 WIB
pencatut nama presiden
Anggota dan Wakil Ketua MKD Dorong Sidang Novanto Digelar Terbuka
Sarifuddin Sudding (kiri). Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto bakal menjalani sidang di Mahkamah Kehormatan Dewan terkait kasus dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden. Banyak kalangan mendesak sidang digelar secara terbuka. 

Salah seorang anggota MKD Sarifuddin Sudding jadi pihak yang mendesak sidang dijalankan terbuka. Itu, kata dia, sangat beralasan. 

"Dalam rangka keterbukaan informasi publik," kata Sudding saat dihubungi, Senin (23/11/2015).

Alasan lain, sidang digelar terbuka agar MKD tak 'masuk angin'. Sudding belajar dari penanganan kasus pertemuan Novanto dan bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Dalam kasus itu, MKD terkesan sembunyi-sembunyi memeriksa Novanto. Bahkan, Anggota MKD yang justru menemui Novanto dengan dalih jemput bola pemeriksaan. Hasilnya, Novanto hanya diberi sanksi teguran.

Segendang sepenarian, Wakil Ketua MKD Junimart Girsang juga mendesak sidang dilaksanakan terbuka. Toh, kasus ini bukanlah kasus asusila yang secara etika harus dilaksanakan tertutup.

"Tidak ada alasan untuk tertutup," tegas Junimart dalam kesempatan berbeda.

Novanto diadukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke MKD pada Senin, 16 November 2015. Bekas Bendahara Umum Partai Golkar ini diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta saham PT Freeport Indonesia.

Novanto mengakui pertemuan dilakukan di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, 8 Juni 2015. Tapi, dia membantah mencatut nama presiden dalam pertemuan tersebut, apalagi meminta saham.


(KRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA