Perbankan Indonesia Diharapkan Terapkan Keuangan Berkelanjutan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 23 Nov 2015 15:55 WIB
perbankankeuangan
Perbankan Indonesia Diharapkan Terapkan Keuangan Berkelanjutan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: WWF Indonesia berharap adanya komitmen delapan bank untuk mau terlibat sebagai proyek percontohan (pilot project) sebagai langkah mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Kedelapan bank tersebut adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Muamalat, BRI Syariah, BJB dan Bank Arta Graha internasional.

CEO WWF Indonesia Efransjah mengatakan, komitmen ini merupakan langkah besar yang diambil para bank tersebut, hanya kurang dari setahun setelah diluncurkannya Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Desember 2015 lalu.

"Dengan komitmen bank dalam mengelola dan menerapkan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola,  bank turut mengambil peran untuk meningkatkan profil kinerja perusahaan di Indonesia," ujarnya, di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015).

Dirinya menambahkan, adanya perbankan yang memiliki komitmen untuk memberikan pembiayaan kepada perusahaan yang memiliki fokus pada lingkungan akan mendorong perusahaan juga berfokus untuk menerapkan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam proses bisnis mereka.

"Selain menjadikan dirinya sebagai bagian dari industri perbankan yang berkelanjutan, bank juga akan memiliki kekuatan untuk mendorong perusahaan kliennya menerapkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ini dalam proses bisnis mereka secara menyeluruh," terang dia.

Lebih lanjut, Efransjah menjelaskan, proyek percontohan ini menjadikan tersedianya ruang dialog yang kondusif bagi praktisi perbankan berkelanjutan untuk bertukar keahlian dan pengalaman dalam menangani masalah aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

"Dengan melibatkan para ahli dan praktisi perbankan serta pelaku usaha industri untuk bertukar keahlian dan pengalaman. Khususnya terkait informasi tentang kisah keberhasilan bank dalam membantu mengatasi isu berkelanjutan yang dihadapi kliennya, yang dapat dijadikan referensi," pungkas Efransjah.


(ABD)