Jelang Pilkada, Sultan HB X Waspadai Daerah Perbatasan

Patricia Vicka    •    Senin, 23 Nov 2015 18:24 WIB
pilkada serentak
Jelang Pilkada, Sultan HB X Waspadai Daerah Perbatasan
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sehari setelah terjadinya bentrok pendukung pasangan calon dalam kampanye pemilihan kepala daerah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X memanggil aparat keamanan, pemimpin daerah, KPU, dan Panwaslu untuk memperkuat keamanan.

Sultan HB X meminta aparat dan bupati setempat memperketat daerah-daerah perbatasan antarkabupaten. Sultan mencemaskan terjadinya manuver perpindahan masa dari daerah yang tak melaksanakan pilkada ke daerah pilkada. Imbauan ini disampaikan Raja Yogyakarta ini dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Senin (23/10/2015).

“Untuk daerah perbatasan pasti akan terjadi (bentrok). Pilkada sekarang juga harus mewaspadai adanya perpindahan penduduk untuk dimobilisasi memilih," kata Sultan, di kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Sultan HB X memperkirakan gesekan akan terjadi akibat kesalahpahamam yang terjadi antarpendukung pasangan calon. Untuk menghindari terjadi gesekan, ia memerintahkan bupati dan kapolres di daerah yang rawan bentrok untuk lebih ketat menegakkan aturan.

“Kerusuhan di Sleman dan Bantul itu karena salah paham. Secepat mungkin persoalan itu harus diselesaikan agar tak menjalar ke mana-mana,” kata dia.

Merespon perintah gubernur, Wakil Kepala Polda DIY, Kombes Abdul Hasyim Gani, akan menyiapkan 3.100 pasukannya untuk mengamankan proses pilkada. “Kami siapkan enam tim pengamanan. Water canon kita siapkan tiga buah untuk tiap kabupaten. Kami akan razia dan jaga konvoi selama kampanye terbuka,” jelasnya.

Sebelumnya terjadi insiden kekerasan dalam kampanye terbuka di Sleman dan Bantul. Banyak pendukung yang membawa senjata tajam dan merusak mobil di Jalan Damai hingga menyebabkan dua orang terluka. Sementara itu, di Bantul masa sesama pendukung pasangan calon Ida-Munir terlibat bentrok sehingga mengakibatkan Ketua DPC PPP Bantul, Bariq Ghufron, terluka dan dilarikan ke rumah sakit.


(UWA)