Tiga Kementerian Penghambat Keluarnya Paket Kebijakan Jilid VII

Suci Sedya Utami    •    Senin, 23 Nov 2015 20:11 WIB
paket kebijakan ekonomi
Tiga Kementerian Penghambat Keluarnya Paket Kebijakan Jilid VII
Menko Perekonomian Darmin Nasution. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah masih menahan pengumuman paket kebijakan ekonomi jilid VII. Padahal, dalam paket kebijakan untuk memacu pemacu ekonomi sebelumnya, jeda pengumuman tak berlangsung lama.

Menko Perekonomian RI Darmin Nasution menjelaskan pemerintah masih merumuskan poin apa saja yang akan dimasukkan dalam paket kebijakan dan juga masih mengevaluasi paket-paket yang dikeluarkan sebelumnya, utamanya mengenai aturan sebagai landasan hukum diterapkannya poin-poin dalam paket.

Menurut Darmin, dirinya telah membicarakan mengenai peraturan terkait paket dengan beberapa kementerian. Namun, kata dia, ada tiga kementerian lain yang masih belum tuntas menyempurnakan aturan-aturan.

"Ya memang minggi lalu sempat ketemu kementerian, tapu masih ada tiga kementerian lagi yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian ESDM," kata Darmin, di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015).

Di sisi lain, lanjut Darmin, Presiden Jokowi pun tidak memberikan tenggat waktu untuk kementerian terkait. Sehingga, mungkin saja, hal tersebut yang membuat kementerian tak menyelesaikannya dengan cepat.

"Mungkin secara total 70 persen yang sudah keluar dari paket 1, 2, 3, 4, 5, 6. Tapi mayoritas di paket pertama," sebutnya.

Namun demikian, mantan Gubernur Bank Indonesia ini menambahkan,  Pemerintah akan menyelesaikan dan menyempurnakan paket sebelumnya, sehingga diperkirakan bisa mengumumkan paket kebijakan jilid VII secepatnya.

"Ya mestinya beres lah minggu ini, mudah-mudahan minggu depan (diumumkan)," pungkas Darmin.


(SAW)

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

2 days Ago

Nurhayati yang saat itu masih duduk di Komisi II DPR bahkan mengetahui poin-poin pembahasan meg…

BERITA LAINNYA