DPRD Pertanyakan Permintaan Dana Hibah Bekasi Senilai Rp1 Triliun

Intan fauzi    •    Selasa, 24 Nov 2015 15:26 WIB
ahok-dprd
DPRD Pertanyakan Permintaan Dana Hibah Bekasi Senilai Rp1 Triliun
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik. (Foto:MTVN/LB Ciputri Hutbarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: DPRD DKI mempertanyakan permintaan dana hibah yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi senilai Rp1 triliun kepada Pemerintah DKI. DPRD tidak akan menyetujui permintaan itu jika tidak menguntungkan Ibu Kota.
 
Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik mengatakan, Pemerintah DKI tidak bisa sembarangan memberikan dana hibah ke kota lain. Taufik tidak paham dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyambut positif permintaan Pemerintah Kota Bekasi.
 
"Memanganya kami Sinterklaas yang suka bagi-bagi duit, bagi-bagi hadiah," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).
 
Taufik menjelaskan, selain memberikan dampak positif bagi Ibu Kota, dana yang diberikan kepada daerah penyangga harus jelas peruntukkannya. "Kami memberi hibah kalau memberikan dampak positif bagi Jakarta. Apakah Rp1 tiliun yang diberikan ke Bekasi dapat mengurangi kemacetan, banjir atau sampah Jakarta. Kalau ada jaminan silakan," ujar Taufik.
 
Menurut Taufik, Rp1 triliun bukan nilai yang sedikit. Meski DKI pernah memberikan dana hibah Rp400 miliar pada Kota Tangerang, mereka harus mempertanggungjawabkan dana tersebut. “Harus jelas laporan pertanggungjawabannya. Itu uang warga Jakarta,” katanya.


(FZN)