Menko Rizal Bersyukur Indonesia Tidak Dapat Bebas Visa

Husen Miftahudin    •    Selasa, 24 Nov 2015 15:46 WIB
bebas visakemenko maritim ads
Menko Rizal Bersyukur Indonesia Tidak Dapat Bebas Visa
Menko Kemaritiman Rizal Ramli (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli merasa bersyukur Indonesia tidak mendapat bebas visa dari negara lain. Hal itu diharapkan mampu menyerap lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara di sektor pariwisata Tanah Air.

Rizal mengungkapkan, jika Indonesia mendapat fasilitas bebas visa ke negara lain, maka masyarakat justru akan keluyuran ke luar negeri. Kondisi ini yang menyebabkan devisa nasional terkikis mengingat sifat konsumerisme masyarakat Indonesia yang cukup besar.

"Saya terima kasih dan bersyukur mereka tidak kasih kita bebas visa. Karena kebayang kalau orang Indonesia dikasih bebas visa, keluyuran semua ke seluruh dunia. Kita devisanya negatif bukan positif," kata Rizal, dalam acara DBS Asian Insights Conference 2015, di The Ritz Carlton Pacific Place, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2015).

Meski demikian, pihaknya akan mengurus fasilitas bebas visa jika pendapatan masyarakat Indonesia mampu mencapai USD15 ribu per kapita. "‎Kalau nanti pendapatan rakyat sudah USD15 ribu per kapita, baru saya urusi (fasilitas bebas visa)," papar dia.

Rizal mengungkapkan, tahun ini pemerintah menargetkan jumlah turis sebanyak 10 juta orang. Dalam lima tahun ke depan, akan kembali ditingkatkan menjadi 20 juta turis. "Devisa tahun ini target USD10 miliar, lima tahun jadi USD20 miliar. Bukan tidak mungkin dalam sepuluh tahun yang akan datang bisnis pariwisata menjadi nomor satu mengalahkan sektor lain," jelas Rizal.

Ia menyebut, saat ini Indonesia telah bebas visa dari 47 negara. "Satu bulan jadi menteri, kami memutuskan 47 negara dikasih bebas visa. Walaupun memang banyak yang protes. Akhir tahun ini akan diberikan 20 negara lagi," pungkas Rizal.



(ABD)